Tampilkan postingan dengan label Jadwal Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jadwal Kajian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Januari 2018

Kembangkan Pengetahuan Aswaja Lewat TTS

Solo, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Berawal dari hobi mengisi TTS (Teka Teki Silang), Kang Zubad berpikir mengapa begitu jarang TTS yang mengasah pengetahuan tentang agama. Dari hal itulah, santri asal Subang tersebut kemudian memiliki ide untuk membuat TaksiNU (Teka Teka Silang NU).

“Isinya kebanyakan tentang sejarah NU,” terang alumni Pesantren Al Hikam Malang ini, saat ditemui di kediamannya di daerah Laweyan Solo, Ahad, (25/8).

Kembangkan Pengetahuan Aswaja Lewat TTS (Sumber Gambar : Nu Online)
Kembangkan Pengetahuan Aswaja Lewat TTS (Sumber Gambar : Nu Online)

Kembangkan Pengetahuan Aswaja Lewat TTS

Menurutnya orang juga bisa belajar Aswaja dan NU melalui permainan, “Jadi memahaminya tidak mesti lewat buku yang serius,” Pengetahuan seperti nama para tokoh NU, singkatan, pesantren, dan hal yang berkaitan dengan keaswajaan dikemas dalam bentuk permainan TTS.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Rencananya buku edukasi Aswaja ini akan dibuat sebanyak 9 jilid. “Saat ini baru dalam bentuk PDF, belum kami bukukan,” ungkapnya.

Pria yang hobi menulis ini mengaku belum tertarik untuk mengkomersilkannya. “Ya, baru sekedar untuk iseng memenuhi hobi pribadi. Pernah juga ada yang memesan, belum lama ini salah satunya dari IPNU Kab. Malang,” katanya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Melalui TTS ini, Zubad mengatakan warga Nahdliyyin pada khususnya bisa bermain sekaligus belajar tentang ke-NU-an, “diharapkan mereka bisa memahami apa itu NU beserta pernak-perniknya secara sederhana,” pungkasnya.

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Ajie Najmuddin



Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Minggu, 14 Januari 2018

Enam Penyakit Akibat Terlalu Kenyang

Awas jangan terlalu kenyang…! begitulah kira-kira pesan Rasulullah saw bila dibahasakan dalam bentuk lperingatan. sayangnya hadits itu hanya bersifat informatif belaka bahwa “pangkal segala penyakit adalah terlalu kenyang dan pangkal segala obat adalah lapar

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Iashlu kulli da-in albardatu wa ashlu kulli dawa-in al-azmatu ya’ni al-ju’u

Enam Penyakit Akibat Terlalu Kenyang (Sumber Gambar : Nu Online)
Enam Penyakit Akibat Terlalu Kenyang (Sumber Gambar : Nu Online)

Enam Penyakit Akibat Terlalu Kenyang

Dalam kitabnya Ihya’ Ulumiddin, al-Ghazali menjabarkan bahwa ada enam macam penyakit yang diakibatkan kondisi terlalu kenyang. Sebagian merupakan penyakit fisik dan lainnya adalah penyakit batin. Keenam penyakit itu adalah;

Pertama melunturkan rasa takut kepada Allah swt. orang yang terbiasa dalam kondisi kenyang akan selalu merasa kecukupan dan akan terbersit dalam hatinya bahwa ia tidak membutuhkan orang lain lagi, bahkan secara perlahan juga menyingkirkan Allah swt sebagai Yang Maha Pemberi Rzki. Karena seseungguhnya ia mengira bahwa makanan itu merupakan hasil keringatnya.

Penyakit Kedua merupakan lanjutan dari proses penyakit pertama. Ketika rasa takut kepada-Nya telah tiada, maka seseorang akan bermalas-malasan untuk beribadah.

Penyakit ketiga adalah lenyapnya rasa kasihan terhadap sesama, karena dia mengira semua orang telah kenyang sepertinya. Hatinya begitu dangkal untuk sekedar ikut memahami dan merasakan kondisi orang lain.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Penyakit keempat adalah tertutupnya hati dan telinga dari berbagai macam hikmah dan kebijakan yang datang kepadanya. Sehingga mereka yang dalam kondisi kenyang sangat susah menerima nasehat dan petuah akan kebaikan.

Begitupun sebaliknya, (penyakit kelima) ketika seseorang yang dalam kondisi kenyang memberikan nasehat maupun petuah pastilah nasehat itu akan terbang dibawa angin dan tidak akan berkesan di hati pendengarnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Dan penyakit keenam bahwasannya kondisi kenyang akan mengundang penyakit. Mengenai hal ini fenomena merebaknya penyakit diabets, kolesterol, hipertensi dan lain sebagainya adalah bukti nyata dari hadits Rasulullah saw di atas.

Oleh karena itulah, hendaknya manusia mewaspadai kondisi terlalu kenyang. Hal ini yang sedari dulu diajarkan oleh para kyai di pesantren, bahwa berhentilah makan sebelum kenyang.

Karena kondisi kenyang gampang mengundang setan. Rasulullah saw bersabda

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Innas syaithana yajri min ibni adam majrad dammi, fadhayyiqu majariyahu bilju’i

Sesungguhnya setan itu berjalan pada manusia di tempat jalannya darah. Maka persempitlah jalannya itu dengan mengosongkan perut. 

 (Red. Ulil H)

  

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sabtu, 13 Januari 2018

Sujiwo Tejo: Beragama dengan Tersenyum itu Hanya Orang Pesantren

Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal - Menguatnya radikalisme dan intoleransi yang terjadi di Indonesia khususnya dan di dunia umumnya menjadi persoalan yang perlu penanganan serius oleh berbagai pihak termasuk Nahdlatul Ulama (NU). Indonesia sebagai negara yang sangat beragam, baik agama, suku, bahasa, budaya dan lainnya, patut bangga terhadap keberadaan NU yang mempunyai basis pesantren untuk terus menjaga Indonesia dari radikalisme dan intoleransi tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Sujiwo Tedjo saat ditemui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal di Jakarta. Menurut pria yang akrab dipanggil Mbah Tejo ini, santri dan pesantren merupakan potensi dalam hal toleransi di Indonesia.

Sujiwo Tejo: Beragama dengan Tersenyum itu Hanya Orang Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Sujiwo Tejo: Beragama dengan Tersenyum itu Hanya Orang Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Sujiwo Tejo: Beragama dengan Tersenyum itu Hanya Orang Pesantren

“Kalau di pesantren atau NU diajarkan bahwa toleransi itu dari dulu sudah tinggi,” katanya seusai mengisi acara pembacaan puisi Gedung Graha Bakti Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (16/10) malam.

Oleh karena itu, pria yang berprofesi sebagai dalang ini pun menganggap bahwa keberadaan santri sangat dibutuhkan Indonesia.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Santri sangat dibutuhkan untuk kecenderungan global yang makin mengekstremkan (dalam hal) agama,” jelas pria kelahiran Jember, Jawa Timur ini.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Pria berumur 55 tahun ini menyebut bahwa cara beragama yang dijalankan pesantren itu luwes, dan menebar rahmat.

“Beragama dengan tersenyum itu pesantren saja,” katanya.

Acara pembacaan puisi sendiri diselenggarakan Kementerian Agama dalam rangka memperingati hari santri yang ke-2 dengan tema Merawat Keberagaman dan Memantapkan Keberagamaan.

Turut menjadi pembaca puisi pada malam tersebut, Menteri Agama H Lukman Hakim Saifuddin, Kamaraudin Amin, Abidah El Kholiqie, Habiburrahman El Shirazy, Sosiawan Leak, KH Husein Muhammad, Jamal D. Ramah, Acpe Zam Zam Noor, Ahmad Tohari, Sutardji Calzoum Bachri, D. Zawawi Imron dan lain-lain. (Husni Sahal/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Aswaja, Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Selasa, 09 Januari 2018

Santri, Pesantren, dan Cita-cita Penegakan Hukum

Oleh: Ahmad Yahya

Sungguh bergetar hati ini sekaligus gembira pada perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2017, dengan agenda besar instruksi dari PBNU pembacaan Shalawat Nariyah satu miliar. Tujuan dari pembacaan tersebut tidak lain adalah untuk mencari keberkahan dan keselamatan untuk bangsa Indonesia dari berbagai persoalan yang menimpa negeri ini.

Bangga menjadi santri Indonesia, dari santri untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ini adalah sebuah kalimat yang selalu menghiasi backgraund foto profil para santri atau orang yang menyatakan dirinya sebagai santri, atau yang mengaku-ngaku sebagai santri yang kemudian di posting di facebook, instagram, maupun sejenisnya yang terekam apik  dan tersebar di seluruh media sosial.

Santri, Pesantren, dan Cita-cita Penegakan Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri, Pesantren, dan Cita-cita Penegakan Hukum (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri, Pesantren, dan Cita-cita Penegakan Hukum

Tidak ada persoalan sama sekali dengan postingan-postingan tersebut, sah-sah saja kok. Tetapi pertanyaannya adalah apakah hanya pemaknaan sebagai simbol kebanggaan, atau ada pemaknaan lebih dari itu? Wallahu a‘lam. Simbol kebangaan tersebut adalah sebuah kebahagian tersendiri bagi para santri untuk lebih dicintai dan mencintai negeri ini. 

Kebanggaan sebagai santri tidak hanya cukup lewat postingan dan apapun itu jenis dan wujudnya, tetapi kebanggan ini justru harus dimaknai lebih dari sekedar postingan seremonial yang ujung-ujungnya hanya sebagai kebanggaan diri yang tidak ada artinya dan sebagai pajangan keakuan diri saja.

Lebih dari itu, persoalan hukum yang terjadi di negara ini harus dipikirkan secara serius oleh seluruh komponen bangsa, tak kecuali para santri. Hukum merupakan salah satu bentuk budaya untuk kendali dan regulasi perilaku manusia, baik individual atau kolektif dalam penerapannya. Hukum adalah alat utama kontrol sosial pada masyarakat modern serta dalam masyarakat primitif. Permasalahan hukum di Indonesia adalah salah satu masalah yang harus juga menjadi kajian khusus bagi para santri untuk menjadi bahan diskusi  dan bahan  kajian di kalangan pondok pesantren. 

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Kenyataan yang terjadi dihadapan kita tentang berbagai kasus penangkapan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum dengan berbagai kasus yang fariatif mulai korupsi, kolusi, nepotisme, narkoba, maupun kejahatan-kejahatan lain di Indonesia, membuat kita prihatin dan miris, seolah sudah tidak ada lagi kejujuran, kepercayaan dan keterbukaan lagi di negeri ini. Maraknya kasus tersebut membuat pemerintah membangun sejumlah institusi yang bergerak dibidang investigasi dan audit seperti KPK, BPK, BPKP serta perangkat lainnya yang melekat di institusi. Sejumlah pelakupun telah disidang dan dihukum. Namun kasus-kasus serupa masih marak terjadi sampai sekarang, seolah tidak ada rem yang dapat dipakai untuk menghambat laju pertumbuhannya. 

Pertanyaan yang tidak pernah dapat dijawab hingga saat ini adalah. Apakah yang menjadi akar masalah atas kasus yang terjadi tersebut?

Santri Sadar Hukum

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Langkah nyata untuk mengembangkan potensi santri secara individu maupun kelembagaan pesantren terhadap upaya penegakan hukum di Indonesia adalah dengan cara memahamkan dan meyakinkan santri dengan penguatan materi-materi hukum positif di pesantren, salah satunya adalah dengan memasukkan kurikulum tentang dasar-dasar hukum positif di Indonesia, maupun memberikan penyuluhan hukum kepada santri, serta membangun jaringan antar pesantren dalam penguatan-penguatan materi hukum. 

Edukasi semacam ini mungkin dapat memberikan rasa kepedulian santri, bahwa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat maupun dinegara kita ini adalah hukum belum bisa memberikan rasa keadilan bagi masyarakat dan penegakkan hukum belum sepenuhnya di jalankan dengan seadil-adilnya.

Membentuk santri sadar hukum merupakan cita-cita dari seluruh lapisan masyarakat, mereka nantinya diharapkan mampu untuk memberikan rasa keadilan dimasyarakat hingga sendi-sendi dari budaya masyarakat yang berkembang menuju terciptanya suatu sistem masyarakat yang menghargai satu sama lain.  

Membuat santri sadar, cerdas dan peka terhadap hukum bukanlah sesuatu yang mudah dengan membalikkan telapak tangan, banyak yang harus diupayakan oleh unsur-unsur yang terkait untuk memikirkan hal tersebut. Salah satunya adalah dengan selalu memberikan motivasi kepada para santri  untuk selalu memberikan rasa aman, nyaman dan keadilan di masyarakat lewat upaya-upaya pelayanan hukum di masyarakat lewat tindakan nyata, dengan tanpa membedakan golongan, suku, ras, agama yang ada di Indonesia. 

Cita-cita Mulia

Para santri adalah orang-orang yang taat beragama dan setia terhadap ulama’ dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),  peran nyata santri saat ini juga sudah di rasakan oleh seluruh komponen bangsa, tapi upaya memberikan yang terbaik di tengah masyrakat harus terus di lakukan dan ditebarkan agar menjadi manusia yang shaleh.

Agar perjuangan para santri di masyarakat semakin bermanfaat, pesantren maupun santri harus mampu memberanikan diri untuk memberikan pelayan konsultasi hukum secara nyata dan cuma-cuma di masyarakat,  tidak hanya pelayanan konsultasi hukum-hukum agama, tetapi harus juga mampu memberikan pelayanan konsultasi hukum positif yang berkembang di masyarakat, dengan cara membuat pos-pos konsultasi hukum maupun bantuan hukum di setiap pondok pesantren.

Peran serta para santri yang sudah mewarni dunia hukum di Indonesia sudah nyata, dibuktikan dengan banyaknya para praktisi hukum berasal dari kalangan pesantren yang notabenenya dahulu adalah para santri. Santri-santri yang menimba ilmu di pesantren saat ini harus lebih diberikan motivasi, bahwa santri harus mempunyai cita-cita melaksanakan penegakan hukum di Indonesia kedepannya, karena ini menjadi modal terpenting, disalah satu sisi mempelajari ilmu agama secara sungguh-sungguh, disalah satu sisi santri harus juga terpelajar dan terdidik memahami hukum yang berkembang di masyarakat. 

Salah satu konsep untuk masuk wilayah praktis menjadi penegak hukum maupun praktisi hukum adalah santri harus melaksanakan pendidikan hukum formal, sehingga santri dapat mewarnai penegakan hukum dengan mempunyai cita-cita dan menjadi ; hakim, jaksa, advokat, polisi, akademisi di bidang hukum, praktisi hukum, maupun penggiat hukum. Ini bisa menjadi inspirasi dan bahan renungan untuk selalu memahami hukum, karena santri mampu untuk menjalankan penegakan hukum di Indonesia dengan sebaik-baiknya. 





Wallahu A’lam.

(Penulis adalah Direktur IMAN Institute,Pegiat Lingkar Study Kajian Ilmu Hukum-Kota Semarang)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian, Fragmen Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Senin, 01 Januari 2018

Presiden Jokowi Lantik UKP-PIP, Ini Harapan NU

Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Presiden Joko Widodo telah melantik Dewan Pengarah dan Eksekutif Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Pelantikan ini, berlangsung di Istana Negara, Rabu (7/6).?

UKP-PIP diharapkan dapat mendorong pembelajaran yang segar dan kongkret atas nilai-nilai Pancasila. Di tengah benturan ideologi di Indonesia, UKP-PIP memiliki peran strategis untuk mengkampanyekan Pancasila dalam perspektif kekinian.?

Presiden Jokowi Lantik UKP-PIP, Ini Harapan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Presiden Jokowi Lantik UKP-PIP, Ini Harapan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Presiden Jokowi Lantik UKP-PIP, Ini Harapan NU

Dewan Pengarah UKP-PIP, yakni: Megawati Soekarno Putri, Try Sutrisno, Prof Dr (HC) KH Maruf Amin, Prof Dr KH Said Aqil Siroj, Prof Dr Syafii Maarif, ? Prof Dr Mahfud MD, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, dan Wisnu Bawa Tenaya. Adapun Kepala UKP-PIP, Yudi Latif.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj yang menjadi Dewan Pengarah UKP-PIP, mengungkapkan harapannya atas kinerja Unit Kerja Kepresidenan ini.?

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

"Selama ini, bangsa Indonesia telah mendapat tantangan yang demikian besar, khususnya dalam prinsip dan ideologi berbangsa. Warga negeri ini, harus memahami kembali Pancasila dalam perspektif yang segar, kontekstual. NU sejak awal, konsisten merawat dan menjaga Pancasila," ungkap Kiai Said.?

Ketua Umum Pagar Nusa Nahdlatul Ulama, M. Nabil Haroen, menyatakan harapan besarnya atas UKP-PIP. "NU telah membuktikan, dalam segenap narasi sejarahnya, betapa warga Nahdliyyin konsisten menjaga Pancasila, sebagai ideologi negara dan prinsip kebangsaan. Bahkan, NU jelas membangun jembatan antara niali-nilai Islam dan Pancasila, yang harmonis dan kontekstual," jelas Nabil.?

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

"Kita dapat membaca rangkaian yang jelas, sejak 1945, 1965, hingga 1984, hingga era Reformasi, NU memaknai momentum besar kebangsaan dengan rujukan Pancasila dan nilai-nilai Islam. Untuk sekarang ini, Pancasila harus menjadi prinsip kebangsaan di tengah ancaman ideologi transnasional," terang Nabil.?

Nabil menambahkan, untuk sekarang, UKP-PIP dapat mengembangkan program internalisasi Pancasila yang lebih kontekstual. "UKP-PIP harus didorong menjadi unit kerja yang memiliki peran signifikan menguatkan, mengkampanyekan Pancasila agar lebih segar. Seraya, menyiapkan strategi membendung ideologi transnasional yang mengancam negeri ini. Tapi, jangan sampai Pancasila hanya sebagai stempel, harus ada pemaknaan dan program relevan yang terstruktur dan terkoneksi dengan ormas-ormas di negeri ini," harapnya.?

Nahdlatul Ulama, selama ini menjadi organisasi kemasyarakatan yang paling konsisten merawat Pancasila, ketika ideologi negara ini mengalami ancaman sepanjang sejarah bangsa. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sabtu, 30 Desember 2017

Tugas Guru Motivasi Anak Supaya Berhasil

Probolinggo, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo H Hasan Aminuddin mengungkapkan bahwa seorang guru tidak bisa mengubah karakter seorang anak. Yang bisa dilakukan oleh guru adalah memotivasi anak supaya menjadi anak yang berhasil. Oleh karena itu, guru harus bersyukur karena menjalani pekerjaan yang sangat mulia.

Tugas Guru Motivasi Anak Supaya Berhasil (Sumber Gambar : Nu Online)
Tugas Guru Motivasi Anak Supaya Berhasil (Sumber Gambar : Nu Online)

Tugas Guru Motivasi Anak Supaya Berhasil

Hal tersebut disampaikan Hasan Aminuddin dalam kegiatan dialog pendidikan yang digelar PGRI Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo di Rechall PT IPMOMI Paiton, Kamis (10/11).

“Tetapi saat ini banyak guru takut galau karena hubbud dunya. Dengan kata lain takut tidak makan. Tugas guru itu sangat mulia. Tidak ada guru yang miskin, pasti cukup. Khidmah seorang guru itu sudah dijamin oleh Allah,” katanya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Menurut Hasan, pendistribusian guru itu wajib hukumnya. Tidak boleh guru menumpuk di satu tempat dan tempat lain kekurangan. Persoalannya, mendistribusikan guru ini sangat sulit.

“Tugas guru, bagaimana mengabdi itu dilakukan sebagai bagian dari ibadah. Ke depan saya ingin manajemen pendidikan semakin baik. Cerdaskan otak anak dengan membentuk akhlak anak. Potret Indonesia saat ini adalah pergeseran akhlak generasi muda karena pengaruh budaya luar,” jelasnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sementara Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari meminta supaya bagaimana momentum silaturahim ini memberikan energi yang positif dalam kemajuan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Probolinggo.

“Oleh karena itu dituntut profesionalitas para guru di Kabupaten Probolinggo. Bagaimana ada keseimbangan antara hak dan kewajiban guru. Tuntutan hak itu harus berbanding lurus dengan pelaksanaan kewajiban,” katanya.

Kegiatan yang diikuti oleh 1.500 orang guru ini dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo dan sejumlah Kepala SKPD Pemkab Probolinggo. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Jumat, 22 Desember 2017

Hanif Dhakiri: Bangga Masih Ada PMII, NU dan Pesantren

Jepara, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Nahdlatul Ulama (NU) sebagai jamiyyah dengan jamaah terbesar di Indonesia menjadi keunggulan tersendiri bagi organisasi yang didirikan para kiai ini.

“Kita harus bangga di Indonesia masih ada PMII, NU dan pesantren,” kata Hanif Dhakiri, Sekkretaris Jendral Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) dalam Pelantikan Pengurus Cabang IKA-PMII Jepara di Hotel d’Season Bandengan, Jepara, Jawa Tengah.

Hanif Dhakiri: Bangga Masih Ada PMII, NU dan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Hanif Dhakiri: Bangga Masih Ada PMII, NU dan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Hanif Dhakiri: Bangga Masih Ada PMII, NU dan Pesantren

Dalam acara yang berlangsung Jumat (6/11) malam itu, Menteri Ketenagakerjaan RI ini berpandangan, lembaga yang bernaung di NU harus selalu siap berkompetisi dengan lembaga apa pun. Pesantren, misal Hanif, boleh mengelola SMA, SMP atau pun SMK tetapi ada yang tidak boleh ditinggalkan yakni tradisi salaf, nguri-nguri kitab kuning.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Siswa SMK yang bisa ngelas dan bisa baca kitab kuning ini kan luar biasa. Ini adalah nilai lebih kita menjaga khazanah budaya,” paparnya kepada ratusan hadirin.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sehingga khazanah budaya, lanjut dia, tetap dijaga. Lelaki 43 tahun itu menambahkan, NU merupakan satu-satu organisasi yang menjalankan “irasionalitas politik”. Saat Pilkada, para caleg NU lebih sering melakukan ziarah, sowan kiai minta restu, dan sebagainya.

Meski demikian ada juga yang menjadi DPR. Hal itu tidak lain merupakan bentuk upaya spiritual juga didukung ikhtiar lahiriyah. Dalam kesempatan itu hadir Ketua Umum PB IKA-PMII Ahmad Muqowam, Ketua IKA PMII Jawa Tengah Noor Ahmad, dan ratusan tamu undangan. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Nahdlatul, Jadwal Kajian, Santri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Minggu, 03 Desember 2017

Ketua PCNU Tasikmalaya Kena Semprot Gas Air Mata Polisi

Tasikmalaya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Ketua PCNU Kota Tasikmalaya, KH Didi Hudaya kena semprot gas air mata kepolisian, Jumat (28/10). Ia sampai lari tunggang langgang mencari air pencuci muka dan hampir terjatuh ditengah dikerumunan massa.

Beruntung, ada salah seorang petugas yang langsung memberikan pasta gigi agar dioles ke pelipis bawah mata. KH Didi pun dengan tanpa ragu mengoleskan pasta gigi tersebut.

Ketua PCNU Tasikmalaya Kena Semprot Gas Air Mata Polisi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua PCNU Tasikmalaya Kena Semprot Gas Air Mata Polisi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua PCNU Tasikmalaya Kena Semprot Gas Air Mata Polisi

Nampaklah muka Pimpinan Pesantren Bustanul Ulum Sumelap Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Jawa Barat ini sama persis para demonstran yang sedang dihalau oleh Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota.

Meski demikian, kena semprotnya gas air mata itu bukan disengaja. Saat itu, KH Didi bersama para Ulama di Kota Tasikmalaya sedang menyaksikan simulasi Pengamanan Pilkada di Area Bekas Terminal Tasikmalaya.

Gas air mata yang disemprotkan tersapu angin sehingga bukannya mengarah ke sasaran, tetapi malah mengarah ke podium tamu undangan yang dihadiri pula para Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Ketua MUI, Dandim 0612 Tasikmalaya, Danbrigif Galuh, Danlanud Wiriadinata.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP, Arif Fajrudin langsung meminta maaf atas insiden tersebut. Meski latihan sudah sesuai SOP tapi ada hal yang tak diduga yakni faktor angin.

"Latihan sudah sesuai SOP. Atas kejadian ini kami minta maaf meski tidak sengaja," ujarnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Latihan tersebut sebagai Simulasi Sistem Pengamanan Pilkada Kota Tasikmalaya 2017 yang diikuti 1400 personil Kepolisian. Terdiri dari satuan Polres Tasikmalaya Kota sebanyak 600 personil, ditambah dari Polres Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar dan Brimob Polda Jabar. (Nurjani/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Jumat, 17 November 2017

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN

Yogyakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Setelah melalui babak penyisihan grup seri nasional Liga Santri Nusantara (LSN) 2016 yang bertanding selama dua hari sejak tanggal 24 - 25 Oktober, sebanyak 16 tim dipastikan lolos ke babak 16 besar LSN 2016.

Dari 16 tim tersebut pondok pesantren asal Jawa Timur paling mendominasi dengan meloloskan 4 tim, disusul Jawa Barat dan Sumatera dengan 3 tim dan Jawa Tengah dengan 2 tim.

Sisanya adalah wakil tuan rumah Yogyakarta, Banten, Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat dengan masing-masing 1 tim. Dari hasil itu, sebanyak 4 tim juga berhasil meraih poin sempurna di fase grup.

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN

Ada dua stadion yang akan dipakai untuk penyelenggaraan babak 16 besar Seri Nasional Liga Santri Nusantara 2016. Dua tempat itu adalah Stadion Sultan Agung Bantul dan Stadion Akademi Angkatan Udara (AAU). Delapan pertandingan diselenggarakan pada pagi dan sore hari.

Di babak 16 besar ini sudah memakai sistem gugur. Artinya tim yang menang lolos ke perempat final, sedangkan yang kalah tersingkir. Jika terjadi skor seri dalam waktu 2x35 menit, akan berlanjut dengan perpanjangan waktu 2x10 menit. Seandainya masih seri dilanjutkan dengan adu penalti.

Jadwal Pertandingan 16 Besar Seri Nasional LSN 2016 (Berdasarkan Pondok Pesantren)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Kamis 27 Oktober 2016

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

07.30-08.50 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Salafiyah Al-Falah (Salafi United) Bandung vs PP Al-Balagh Cirebon

07.30-08.50 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Al-Muhajirin Mojokerto vs PP Assalam Modung Bangkalan

09.00-10.20 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Darul Huda Mayak vs PP Thoriqun Najah Aceh Selatan

09.00-10.20 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Nur Iman Mlangi Sleman vs PP Darul Ulum Tanggamus Lampung

14.00-15.20 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Darussalam Blok Agung vs PP Assulami Lingsar Lombok Barat

14.00-15.20 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Al-Asyariyah Tangerang vs PP Kauman Lasem Rembang

15.30-16.50 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Nurul Fauzi vs PP Al Falah Abu Lam Ue Aceh Besar

15.30-16.50 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Walisongo Sragen vs PP DDI Kabalang Pinrang

===?

Jadwal Pertandingan 16 Besar Seri Nasional LSN 2016 (Berdasarkan Region)

Kamis 27 Oktober 2016

07.30-08.50 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Barat II vs Jawa Barat I

07.30-08.50 WIB, Stadion AAU Tribun

Jawa Timur III vs Jawa Timur IV

09.00-10.20 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Timur I vs Sumatera II

09.00-10.20 WIB, Stadion AAU Tribun

Yogyakarta vs Sumatra V

14.00-15.20 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Timur V vs Nusa Tenggara I

14.00-15.20 WIB, Stadion AAU Tribun

Banten vs Jawa Tengah II

15.30-16.50 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Barat III vs Sumatera I

15.30-16.50 WIB, Stadion AAU Tribun

Jawa Tengah III vs Sulawesi I

(Red- Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal RMI NU, Jadwal Kajian, Anti Hoax Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Minggu, 05 November 2017

Bahtsul Masail Roh Nahdlatul Ulama

Yogyakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Kegiatan bahtsul masail merupakan roh Nahdlatul Ulama. Bahtsul masail mengandung prinsip dasar warga NU, sikap ilmiah dalam mengatasi masalah. Karenanya, budaya ilmiah seperti itu diteruskan warga NU. 

Bahtsul Masail Roh Nahdlatul Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)
Bahtsul Masail Roh Nahdlatul Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)

Bahtsul Masail Roh Nahdlatul Ulama

Demikian dikatakan Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ishomuddin saat sambutan pembukaan Bahtsul Masail Nasional LBM PBNU di Pondok Pesantren Pandanaran, Yogyakarta, Selasa (2/7) siang.   

“Bukan NU kalau tidak bahtsul masail,” katanya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Bahtsul masail, lanjut KH Ishomuddin, merupakan upaya penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat. Penyelesaian masalah melalui bahtsul masail menumbuhkan sikap ilmiah karena peserta musyawarah bahtsul masail mendasarkan usulan dan komentarnya pada ilmu.

Sikap ilmiah ini menjadi ciri khas NU dalam mengatasi masalah. Sikap ilmiah seperti ini terbilang langka di kalangan organisasi masyarakat di Indonesia, tegasnya di hadapan sedikitnya 150 peserta musyawirin dari kalangan Syuriah PWNU, PCNU, dan utusan sejumlah pesantren.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Selain sikap ilmiah, bahstul masail juga menjadi forum silaturahmi dan momen konsolidasi bagi pengurus NU dan pesantren untuk menguatkan NU itu sendiri, tutup KH Ishomuddin.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Sholawat, Jadwal Kajian, Tokoh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Senin, 18 September 2017

Malaysia Kagumi Pesantren di Indonesia

Surabaya,Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Kunjungan sejumlah ulama dan akademisi negeri jiran Malaysia ke pesantren di Jawa Timur menyisakan kekaguman yang mendalam. Mereka rencananya akan menindaklanjuti temuan tersebut negaranya.

Malaysia Kagumi Pesantren di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Malaysia Kagumi Pesantren di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Malaysia Kagumi Pesantren di Indonesia

Prof Dato Dr Abdul Razak Hj Omar mengatakan kekaguman itu kepada sejumlah media usai pembukaan seminar internasional yang diselenggarakan PW Aswaja NU Center Jawa Timur di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (23/12/2014).

"Kami melihat bahwa pesantren yang kami kunjungi merupakan model lembaga pendidikan yang sangat bagus," kata Penolong Naib Canselor Hubungan Industri Masyarakat di UTHM Malaysia ini.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Baginya, pesantren merupakan lembaga yang integral sehingga menyatukan antara pendalaman agama dengan pengamalan materi keagamaan dalam keseharian. Ia lalu membandingkan model pendidikan peserta didik di negerinya, Malaysia.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

"Di tempat kami, kewajiban mengawasi dan mendidik murid hanya dilakukan saat mereka berada di lembaga pendidikan," katanya. Sedangkan saat pulang ke rumah masing-masing, maka hal itu menjadi kewajiban para orang tuanya.

Padahal waktu berada di luar sekolah demikian panjang. "Dan murid dengan mudah bergaul dengan masyarakat dan lingkungannya yang beragam," terangnya. Dan bukan tidak mungkin selama bergaul dengan lingkungan inilah, banyak hal negative yang diterima oleh para muris dan siswa.

Dato Abdul Razak juga menyayangkan banyaknya murid yang cenderung mencari pengetahuan dan pendalaman agama dari media internet. "Bukan tidak mungkin banyak materi keagamaan yang salah dari situs yang dibaca para murid," katanya. Belum lagi mereka dipengaruhi oleh isi dari media sosial yang semakin digemari.

Karena itu, kemunculan para murid yang hanya memiliki pengetahuan agama yang dangkal demikian juga tidak terjaga validitas pengetahuan selama mencari di internet sebagai biang keladi lahirnya generasi muda yang ekstrim.

"Pesantren di Indonesia ternyata bisa memberikan jawaban bagi ketersediaan generasi muda yang memiliki pengetahuan agama secara utuh dan tangguh," bangganya. Karenanya, usai kunjungan ini mereka akan membahas dan meniru pola pendidikan pesantren di Malaysia.

Sejak Jumat lalu, 23 orang ulama dan staf pengajar di Malaysia mengunjungi empat pesantren yakni al-Fitroh Kedinding Surabaya, Sidogiri Pasuruan, Zainul Hasan Genggong Probolinggo serta Bumi Shalawat Sidoarjo.

Apalagi pada akhir seminar internasional juga telah dilakukan penandatanganan kerjasama antara PW Aswaja NU Center dengan kontingen dari Malaysia untuk melakukan pendalaman Ahlus Sunnah wal Jamaah secara lebih intensif.

Seminar internasional ini dihadiri para ulama di antaranya KH Miftachul Akhyar (Rais PWNU Jawa Timur), KH Hasan Mutawakkil Alallah (ketua), KH Abdus Shomad Bukhori (MUI Jatim) serta utusan PCNU se Jawa Timur dan peserta daurah Aswaja dari seluruh Indonesia. (Syaifullah/Abdullah))

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Senin, 28 Agustus 2017

Tragedi Crane, Ratusan Pelajar MTs Tambakberas Gelar Shalat Ghaib

Jombang, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Musibah jatuhnya crane (alat berat) di Masjidil Haram, Makkah Saudi Arabia yang menimpa jamaah haji mendapat perhatian ratusan pelajar dan santri Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Para santri langsung menggelar shalat ghaib dan doa bersama dihalaman sekolah.

Dipimpin seorang guru, usai mengambil air wudlu ratusan pelajar baik putra maupun putri berjajar rapi di halaman madrasah. Selanjutnya mereka melakukan shalat ghaib untuk Calon Jamaah Haji yang menjadi korban jatuhnya alat berat yang terjadi di masjidil haram Makkah.

Tragedi Crane, Ratusan Pelajar MTs Tambakberas Gelar Shalat Ghaib (Sumber Gambar : Nu Online)
Tragedi Crane, Ratusan Pelajar MTs Tambakberas Gelar Shalat Ghaib (Sumber Gambar : Nu Online)

Tragedi Crane, Ratusan Pelajar MTs Tambakberas Gelar Shalat Ghaib

Usai shalat ghaib, ratusan pelajar ini kemudian menggelar tahlil dan istighotsah. "Kita mendoakan agar para korban diterima amalnya dan keluarganya yang ditinggalkan diberi ketabahan," tutur Anisah Adila pelajar kelas II MTsN Tambakberas usai sholat.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Kepala MTsN Bahrul Ulum, M Suaeb mengatakan, kegiatan sholat ghoib dan doa bersama digelar sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi yang menewaskan ratusan korban tersebut, agar tidak terulang kembali.?

"Ini bentuk keprihatinan siswa dan pengajar MTsN Bahrul Ulum, apalagi beberapa pengajar juga ada yang sedang menunaikan ibadah haji, semoga semuanya selamat," ujarnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sueb berharap agar pemerintah Arab Saudi mempertimbangkan selama musim haji menghentikan seluruh aktifitas pembangunan di tanah suci tersebut. (Muslim Abdurrahman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Amalan, Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Rabu, 09 Agustus 2017

Perpecahan di Irak Mirip Kasus Maluku

Bogor, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi mengungkapkan bahwa konflik sektarian di Irak antara kaum Sunni dan Syiah yang terjadi saat ini mirip dengan kasus yang terjadi di Ambon Maluku.

“Asalnya merupakan konflik ekonomi dan kekuasaan, kemudian masing-masing kelompok menggunakan pendekatan keagamaan untuk menarik simpati masyarakat pada kelompoknya. Ketika konflik sudah membesar, seolah-olah ini bersumber dari masalah keagamaan,” tuturnya.

Perpecahan di Irak Mirip Kasus Maluku (Sumber Gambar : Nu Online)
Perpecahan di Irak Mirip Kasus Maluku (Sumber Gambar : Nu Online)

Perpecahan di Irak Mirip Kasus Maluku

Di Irak sendiri terdapat dendam kekuasaan dan dendam sejarah. Pada masa Saddam Hussein berkuasa, kaum Syiah kurang mendapatkan tempat dalam kekuasaan. Posisi saat ini berbalik dengan berkuasanya golongan Syiah yang mengakibatkan golongan sunni tersingkir.

“Kalau itu disulut, apinya menjadi sangat besar. rakyat sendiri terpecah belah. Apakah sudah bersedia untuk rukun, saya kira pemimpinnya sudah oke, tetapi apakah efektif dilapangan, masih memerlukan perjaungan yang lebih lanjut, karena sekalipun dipicu oleh politik dan hegemoni, tetapi dikalangan arakyat sudah menggelinding seperti peperangan,” imbuhnya.

Untuk menghentikan perang ini, tidak hanya cukup dengan himbauan yang dilakukan oleh para ulama. Kiai Hasyim menyatakan harus ada kekuatan yang mampu mencegah, baru kemudian ada rekonsiliasi mental, moral dan agamis. “Rakyat harus ditunjukkan bahwa anda adalah korban dari berbagai gerakan politik,” paparnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ulama dan pemerintah Indonesia mau terlibat dalam upaya penyelesaian konflik ini karena solidaritas sebagai sesama negara berpenduduk muslim dan amanat konstitusi untuk menciptakan perdamaian dunia. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian, Pemurnian Aqidah, Doa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sabtu, 29 Juli 2017

Hubungan Indonesia-Arab Tak Bisa Disamakan dengan Eropa

Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)  Hasyim Muzadi mengatakan, hubungan Indonesia dengan Arab Saudi tidak bisa disamakan dengan Eropa, karena dimensinya berbeda.

"Kalau Eropa, dimensinya bisnis, keamanan, atau dimensi politik. Tapi, kalau dengan Arab Saudi hubungan Indonesia dimensi agamis," kata Hasyim usai seminar bertajuk Amandemen UUD 1945 di kantor PBNU Jakarta, Kamis.

Hubungan Indonesia-Arab Tak Bisa Disamakan dengan Eropa (Sumber Gambar : Nu Online)
Hubungan Indonesia-Arab Tak Bisa Disamakan dengan Eropa (Sumber Gambar : Nu Online)

Hubungan Indonesia-Arab Tak Bisa Disamakan dengan Eropa

Hasyim mengatakan, mengenai wacana larangan terbang terhadap maskapai penerbangan Indonesia ke Arab Saudi tidak perlu ditangapi dengan keras. "Indonesia cukup melakukan penjelasan, tidak usah keras. Kalau memang harus ada yang diperbaiki dari Garuda, ya diperbaiki," katanya.

Hasyim menegaskan, dalam hal ini yang lebih terlihat adalah pihak Arab Saudi yang ingin mendapatkan keterangan dari pihak Indonesia. "Belum ada larangan, saya juga belum yakin itu larangan. Saudi cuma ingin penjelasan, kenapa itu terjadi di Eropa," ujarnya.

Lebih lanjut Hasyim yakin, posisi Arab Saudi tidak akan melakukan sesuatu yang bertentangan sesuai amanah yang diembannya. "Saya yakin posisi Arab sesuai namanya dalam bahasa Arab "Qodimun Haromain" itu, sesungguhnya pengabdi haji. Maka dia tidak mungkin melakukan sesuatu yang bertentangan dengan prinsip yang ia lakukan," katanya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Disinggung adanya boikot haji, Hasyim menegaskan hal itu tidak perlu dilakukan. "Saya kira itu tidak perlu. itu, hanya, karena kaget saja," demikian Hasyim Muzadi.

Sebelumnya, Menteri Agama Maftuh Basyuni menegaskan bahwa pemerintah Arab Saudi belum melarang penerbangan Indonesia ke Arab Saudi. Semua yang berkembang saat ini baru wacana.

"Pemerintah Arab Saudi baru mempertanyakan keputusan Uni Eropa yang melarang penerbangan Indonesia ke Eropa. Utusan dari sana (Arab Saudi) telah diminta datang ke Indonesia untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai kondisi penerbangan di Indonesia," katanya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Menag berharap pembatalan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini tidak sampai terjadi.(sbr)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Pahlawan, Jadwal Kajian, Amalan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sabtu, 22 Juli 2017

Orang Tua Jangan Takut Anaknya Ngak Makan Karena Nyantri

Grobokan, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. KH Fathurrahman Thohir mengingatkan agar para orang tua jangan sampai takut anaknya tak dapat makan di kemudian hari hanya karena menghabiskan waktu mudanya mondok di pesantren. Hal ini disampaikannya dalam mauidzoh hasanah haflah akhirusanah Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo Tanggungharjo Grobogan Jawa Tengah ? terang 1 Juni 2015 / 14 Sya’ban 1436 H.

Orang Tua Jangan Takut Anaknya Ngak Makan Karena Nyantri (Sumber Gambar : Nu Online)
Orang Tua Jangan Takut Anaknya Ngak Makan Karena Nyantri (Sumber Gambar : Nu Online)

Orang Tua Jangan Takut Anaknya Ngak Makan Karena Nyantri

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa selama ini sudah cukup bukti bahwa semua lulusan pesantren dapat makan, rizeki itu ada yang mengatur. Barang siapa bertakwa kepada Allah, ia akan mendapatkan solusi dalam hidupnya dan ia akan mendapatkan rizeki dari arah yang tak pernah ia perhitungkan sebelumnya, tandas pengasuh Pesantren Al Ittihad Poncol Bringin Semarang ini.?

Dalam pesantren, imbuhnya para santri dididik oleh para kiai dengan didikan multi, secara lahiriyah berupa gemblengan mental, penyampaian materi dengan berbagai sistem maupun secara batiniyah berwujud do’a maupun tirakat para kiai dan guru demi kesalehan para murid.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Menurutnya lagi, orang nyantri itu dari latar belakang berbeda. Ada yang ke pesantren karena otaknya tak mampu belajar di sekolah formal, ada pula yang karena terlampau nakal sehingga orang tua menyerah mengatasi kemudian dititipkan ke pesantren, atau karena hal lain, namun buktinya sepulangnya dari pesantren banyak yang menunjukkan perubahan-perubahan sikap secara tajam. Ini karena contoh kesalehan sikap, tirakat, bangun malam dan doa-doa kiai untuk para muridnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Acara Haflah itu sendiri telah terlaksana dengan lancar dengan rangkaian ujian terbuka, pembacaan bait-bait nadzom berbagai macam fan, ijazah ammah, pemberian sanad hadis musalsal dan puncaknya yaitu haflah, tutur salah seorang santri bernama Ahmad.?

Menurutnya, ujian terbuka yang telah digelar pada tanggal 13 Mei 2015 silam merupakan ajang kompetisi paling bergengsi dalam kancah pertarungan keilmuan pesantren yang didirikan oleh Kiai Syamsuri Dahlan ini.?

Sedikitnya ada 70 santri yang masuk final dengan diuji secara terbuka oleh para kiai dan pengasuh pesantren sekitar di hadapan santri putra dan disiarkan langsung hingga komplek pesantren putri, tukas asal Godong Grobogan tersebut.

Hadis Musalsal?

Selain acara mewisuda santri yang lulus Madrasah Diniyyah Muhadloroh dan penutupan pengajian-pengajian kitab yang lain, akhir sanah merupakan waktu pemberian ijazah amah dan pemberian sanad hadis musalsal.?

H. Muhammad Shofy Al Mubarok, pengasuh pesantren generasi ke tiga menyatakan bahwa santri yang telah selesai khidmah atau membantu pesantren selama minimal setahun pasca ia lulus akan mendapatkan hal tersebut.?

Bagi santri Madrasah Muhadloroh saat lulus hanya akan mendapat ijazah lulus saja namun jika ia telah mengikuti kewajiban khidmah minimal setahun maka akan diberi ijazah ammah dan sanad hadis musalsal, terang ayah tiga anak ini.

Ijazah ammah adalah sanad semua macam kitab dari gurunya KH Kafa Bihi Mahrus Lirboyo Kediri dari Guru lagi Syaikh Muhammad Yasin bin Isa Al Fadani Al Makky yang diberikan khusus kepada santri Sirojuth Tholibin yang lulus dan juga selesai khidmah kepada pesantren sekurang-kurangnya selama setahun.?

“Tak ada kitab manapun kecuali aku miliki sanad yang bersambung hingga penulisnya,” tukas Gus Shofy menirukan kata Syaikh Yasin suatu ketika.

Selain itu, para santri ini juga mendapatkan sanad hadis musalsal yakni hadis yang bersambung terus sampai Nabi Muhammad SAW dengan kondisi dan cara yang sama persis sebagaimana Baginda Rasul dahulu menyampaikan.

Seperti sanad hadis musalsal bil mushofahah, yaitu perawi satu meriwayatkan hadis semisal “Barangsiapa bersalaman denganku atau bersalaman dengan orang yang pernah bersalaman denganku, kelak ia pasti akan masuk surga”. Nabi meriwayatkan hadis ini sembari bersalaman dengan sahabat, kemudian sahabat yang menjadi perawi hadis ini meriwayatkan kepada yang berada di bawahnya dengan bersalaman pula begitu seterusnya hingga sekarang.

Acara puncak haflah yang diadakan mulai pukul 07.00-12.30 siang ini bertujuan untuk menjadi media silaturrahmi antara santri, wali santri dan masyarakat sekitar sekaligus tasyakuran bersama atas prestasi-prestasi yang telah dicapai selama setahun. red: mukafi niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Jumat, 02 Juni 2017

STISNU Nusantara Tangerang Dirikan Komisariat PMII

Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Banten, melalui badan eksekutif mahasiswa mendirikan Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai bentuk pembumian Aswaja di kalangan mahasiswa setempat.

Dalam rilis yang diterima Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal, Jumat (21/11), piha STISNU mendorong organisasi ekstra kampus tersebut menjadi motor penggerak pengembangan ajaran Ahlusunah wal Jamaah di Tangerang.

STISNU Nusantara Tangerang Dirikan Komisariat PMII (Sumber Gambar : Nu Online)
STISNU Nusantara Tangerang Dirikan Komisariat PMII (Sumber Gambar : Nu Online)

STISNU Nusantara Tangerang Dirikan Komisariat PMII

“Apalagi, kalian lahir (menjadi alumni) nanti asli dari produk perguruan tinggi yang mengembangkan Aswaja sebagai manhajnya,” kata DR. Bahruddin, salah satu petinggi kampus.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sebagai upaya rintisan, Masa Pemerimaan Anggota Baru (Mapaba) yang menjadi jenjang pertama kaderisasi PMII telah dilaksanakan 6 November lalu. Mapaba kemudian dilanjutkan dengan Pelatihan Kader Dasar (PKD) pada hari berikutnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

STISNU Nusantara mewajibkan mahasiswanya untuk bergabung di organisasi ini. Tercatat ada 126 mahasiswa yang telah terdaftar. “Insya Allah, berawal dari kampus PTNU (perguruan tinggi NU), kami bisa meng-Aswaja-kan generasi muda di Tangerang,” tutur Eko Wiyono, ketua panitia Mapaba dan PKD. (Mahbib Khoiron)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian, News, Meme Islam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Senin, 16 Januari 2017

GP Ansor Harap Gubernur Jakarta Blusukan di Pasar-Pasar di Madura

Pamekasan, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Aktivis GP Ansor Sumenep Achmad Daniyal percaya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memiliki kepedulian terhadap Madura kendati Gubernur DKI Jakarta ini belum pernah mengunjungi pulau garam tersebut. Daniyal menyatakan harapannya, Jokowi ke depan akan tetap memelihara kebiasaan blusukannya terutama di pasar-pasar tradisional.

"Jokowi berjanji, bila diamanahi sebagai orang nomor satu di Indonesia, kebiasaan blusukannya tidak akan ditinggalkan. Kami membayangkan, Pak Jokowi blusukan ke pasar-pasar di Madura yang masih jauh dari kata layak," terang Daniyal.

GP Ansor Harap Gubernur Jakarta Blusukan di Pasar-Pasar di Madura (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Harap Gubernur Jakarta Blusukan di Pasar-Pasar di Madura (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Harap Gubernur Jakarta Blusukan di Pasar-Pasar di Madura

Sementara Ketua GP Ansor Pamekasan Fathurrohman mengharapkan kunjungan Jokowi ke Madura. "Kami berharap, Pak Jokowi bisa berkenan mengagendakan kunjungan ke Madura. Bagi kami, Jokowi memiliki karakter ke-Maduraan," ujar Fathurrohman kepada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal, Rabu (30/7) sore.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Salah satu karakter itu, menurut Fathorrahman, antara lain sikapnya yang kalem tetapi memiliki prinsip hidup yang kuat. Dalam sejarah kepemimpinan di Indonesia, Jokowi menjadi salah seorang yang berani menyatakan tidak pada kapitalis.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

"Itu terlihat sewaktu Pak Jokowi mengemban amanah sebagai Walikota Solo. Banyak proposal masuk menawarkan pendirian minimarket dan pasar modern sejenis. Tetapi Jokowi dengan gagah berani memberikan pembatasan yang super ketat," terang Fathorrahman yang kini diamanahkan sebagai Ketua Komisi B DPRD Pamekasan. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Hadits, Jadwal Kajian, Doa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Kamis, 21 April 2016

GP Ansor Jakbar Gelar Pelatihan Penyembelihan Qurban Steril dan Syari

Jakarta Barat, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal - Menjelang Idul Adha, GP Ansor Jakarta Barat menggelar Pelatihan Juru Sembelih Hewan Halal (Juleha) di Masjid Raya Hasyim Asy’ari Daan Mogot, Jakara Barat, Ahad (20/8). Pelatihan ini diadakan sebagai bentuk GP Ansor terhadap hari raya Idul Adha

“Sebagai Banom NU, Ansor ingin mensosialisasikan tata cara penyembelihan qurban yang sesuai syariat Islam dan higienis secara medis,” kata Ketua GP Ansor Jakarta Barat Alfanny.

GP Ansor Jakbar Gelar Pelatihan Penyembelihan Qurban Steril dan Syari (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Jakbar Gelar Pelatihan Penyembelihan Qurban Steril dan Syari (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Jakbar Gelar Pelatihan Penyembelihan Qurban Steril dan Syari

Instruktur pelatihan ini adalah Drh Elliata dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Jakarta Barat, KH Yusuf Ismail dari Rijalul Ansor Jakarta Barat, dan Lukman dari Aqiqah Bilik Kambing/Aspaqin.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Pada pelatihan ini peserta mendapatkan teori penyembelihan qurban di kelas. Peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung penyembelihan hewan qurban.

Ketua Panitia Nahraji Zen mengatakan, panitia menyediakan dua ekor domba untuk simulasi praktik di lapangan.

Alhamdulillah, panitia mendapatkan dukungan dari Aqiqah Bilik Kambing yang dipimpin Sahabat Reza Noval sehingga bisa menyembelih dua ekor domba. Tujuannya adalah peserta dapat melihat langsung penyembelihan sesuai syariat Islam,” kata Zen yang juga mantan Ketua IPNU Jakarta Barat.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Selain mengadakan pelatihan ini, GP Ansor Jakarta Barat bekerja sama dengan Aqiqah Bilik Kambing juga membuka kandang hewan qurban di dekat Masjid KH Hasyim Asy’ari Daan Mogot yang menyediakan hewan qurban layak dengan harga grosir. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Hikmah, Jadwal Kajian, Pemurnian Aqidah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Jumat, 06 Februari 2015

Pesantren Asuhan TGH Turmudzi Menangi Laga Perdana LSN Region Lombok

Mataram, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Sundulan santri Ponpes Qomarul Huda Bagu Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah mampu mengoyak gawang keseblasan Ponpes Uswatun Hasanah Batukilang Lombok Tengah.? Keunggulan 1-0 ini didapat di babak pertama.





Pesantren Asuhan TGH Turmudzi Menangi Laga Perdana LSN Region Lombok (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Asuhan TGH Turmudzi Menangi Laga Perdana LSN Region Lombok (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Asuhan TGH Turmudzi Menangi Laga Perdana LSN Region Lombok

Pada ? babak kedua santri asuhan Mustasyar PBNU TGH Turmudzi Badruddin ini mengubah formasi bertahan. Serangan yang dilancarkan santri-santri Uswah mengalir dengan deras. Hanya saja mereka tidak mampu menyamakan kedudukan karena rapatnya barisan pertahanan lawan. Hingga pluit panjang dibunyikan skor akhir tetap 1-0 untuk? Ponpes Qomarul Huda Bagu.

"Mudah-mudahan berikutnya bisa menang lagi," kata Syukron Hadi Manajer Qomarul Huda Bagu usai laga yang berlangsung di? Lapangan TNI AU Rembige Kota Mataram, Jumat (19/8) sore.? (Hadi/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal AlaNu, Budaya, Jadwal Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Minggu, 06 Januari 2013

Maklumat PBNU tentang Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018

Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah mengumumkan prediksi bahwa pada Rabu, 31 Januari 2018, berlangsung gerhana bulan total. Selama fenomena alam iini berlangsung umat Islam dianjurkan mengisinya dengan ibadah.

Kabar tersebut beredar melalui Maklumat Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor: 042/Lf-PBNU/I/2018 tentang Gerhana Bulan Total 2018, yang ditandatangani, Ahad (20/1). Maklumat ini juga berpijak pada hasil Musyawarah Penyerasian Hisab Lembaga Falakiyah PBNU di Jepara, Jawa Tengah pada 13 sampai dengan 15 Mei 2016.

Maklumat PBNU tentang Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018 (Sumber Gambar : Nu Online)
Maklumat PBNU tentang Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018 (Sumber Gambar : Nu Online)

Maklumat PBNU tentang Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018

Secara rinci Lembaga Falakiyah PBNU mengumumkan bahwa proses gerhana bulan total (GBT) melalui beberapa fase sebagai berikut:

1. Awal Gerhana Penumbra: 17:51:15 WIB

2. Awal Gerhana Bulan Sebagian: 18:48:27 WIB

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

3. Awal GBT: 19:51:47 WIB

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

4. Pertengahan/Puncak GBT: 20:29:49 WIB

5. Akhir GBT: 21:07:51 WIB

6. Akhir Gerhana Bulan Sebagian: 22:11:11 WIB

7. Akhir Gerhana Bulan Penumbra: 23:08:27 WIB

Lembaga Falakiyah PBNU juga menyeru kepada kaum Muslimin, Nahdliyyin, pengurus NU dan lembaga NU di seluruh tingkatan untuk melaksanakan pengamatan gerhana dan mensyiarkan secara syari GBT dengan dzikir, shalat, khutbah, dan amal saleh lainnya. 

(Baca: Hukum Shalat Gerhana dan Tata Caranya)

(Baca: Shalat Gerhana Bisa Dilakukan Sendirian)“Kepada seluruh jajaran Lembaga Falakiyah NU di seluruh tingkatan, agar melakukan koordinasi untuk melaksanakan pengamatan dan ibadah. Serta mendokumentasikan proses gerhana tersebut sampai purna secara teknis-astronomis. Kemudian melaporkannya,” bunyi surat maklumat yang ditandantangani Ketua Lembaga Falakiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri.

Musyawarah Penyerasian Hisab Lembaga Falakiyah PBNU di Jepara yang diikuti oleh para ahli falak, astronom, dan ahli rukyah NU itu mengambil keputusan hisab jamai berbasis tahqiqi-tadqiqi-ashri-kontemporer yang meliputi hisab awal bulan, roshdul qiblat, gerhana, dan masalah astronomis lainnya. Keputusan itu berlaku untuk masa beberapa tahun di antaranya telah kami umumkan melalui penerbitan almanak tiap tahun. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Jadwal Kajian, Makam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock