Tampilkan postingan dengan label AlaSantri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AlaSantri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2018

Banser dan CBP IPNU Tasik Jumsih Bersama Kodim 0612

Tasikmalaya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Corp Brigade Pelajar (CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kota Tasikmalaya melakukan Jumat Bersih (Jumsih) yang diselenggarakan Komando Distrik Militer (Kodim) 0612 Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (25/11) dari pukul 08.00 pagi sampai 09.45.

Jumsih merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah dan Derektif Danrem untuk melaksanakan kegiatan pembinaan peta jarak jaring teritorial tahun 2016. Kegiatan ini dilaksanakan dari berbagai unsur mulai anggota TNI, Organisasi Kepelajaran (OKP), dan masyarakat sekitar kampung Cikalang.

Banser dan CBP IPNU Tasik Jumsih Bersama Kodim 0612 (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser dan CBP IPNU Tasik Jumsih Bersama Kodim 0612 (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser dan CBP IPNU Tasik Jumsih Bersama Kodim 0612

Tiap peserta dari berbagai OKP mengirimkan 4 orang anggotanya untuk Jumsih di sekitar Jalan Laswi Kelurahan Cikalang Kecamatan Tawang. Peserta yang hadir sekitar 100 orang lebih dan berjajar membersihkan pinggir jalan sepanjang 1 km.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Menurut Wakil Komandan CBP IPNU Kota Tasikmalaya M. Baharudin Fauzi mengatkaan mendukung penuh Jumsih karena merupakan bagian dari untuk tetap menjaga kebersihan wilayah.

“Kita selaku pelajar NU harus cinta akan kebersihan dan harus mendorong semua lapisan masyarakat untuk cinta kebersihan karena kebersihan itu sebagian dari iman,” katanya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Komandan Banser Kota Tasikmalaya Haedar Burhan juga mendukung kerja sama pihak aparatur pertahanan dengan kepemudaan untuk senantiasa melaksanakan dan menjaga kebersihan.

Ia juga berharap agar jumsih ini dilakukan setiap seminggu sekali Supaya kota Tasik selalu bersih dan terhindar dari wabah penyakit. (Agum Gumilar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Kajian Islam, AlaSantri, Kajian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sabtu, 03 Maret 2018

MWCNU Pagelaran Pringsewu Ajak Warga Benahi Sanitasi lewat 5 Pilar

Pringsewu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Kebersihan sebagian dari Iman. Demikian kalimat pertama Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pagelaran H Bahrodin saat mengisi Jihad Pagi (Ngaji Ahad Pagi) disusul dengan ajakan kepada jamaah untuk menerapkan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari.

“Pola hidup bersih dapat ditempuh melalui 5 hal yang merupakan pilar Program Pemerintah STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat )," jelasnya di Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Lampung, Ahad (3/1),

MWCNU Pagelaran Pringsewu Ajak Warga Benahi Sanitasi lewat 5 Pilar (Sumber Gambar : Nu Online)
MWCNU Pagelaran Pringsewu Ajak Warga Benahi Sanitasi lewat 5 Pilar (Sumber Gambar : Nu Online)

MWCNU Pagelaran Pringsewu Ajak Warga Benahi Sanitasi lewat 5 Pilar

Kelima pilar tersebut, menurutnya, meliputi setop buang air besar sembarangan, cuci tangan memakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan dengan sehat, mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan benar.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ia mengaku prihatin terhadap kondisi banyaknya warga Indonesia yang masih buang air tidak pada tempatnya. "Budaya ini mengakibatkan Indonesia termasuk negara nomor 2 terjorok di dunia di bawah Negara Laos yang berada di posisi pertama," terang duta STBM di Kecamatan Pagelaran ini.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Bahrodin mengingatkan fakta bahwa masyarakat Indonesia adalah mayoritas beragama Islam. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak orang Islam yang belum mempraktikkan hidup bersih dan sehat seperti anjuran Rasulullah.

"Banyak sekali hadits Rasul yang menjadi dasar tentang kebersihan khususnya masalah sanitasi. Hal ini menunjukkan bahwa Rasul sangat perduli dengan masalah kebersihan," tambah Bahrodin yang pada November 2015 diundang untuk mempresentasikan konsep “Jihad Sanitasi" yang dirintisnya pada Konfrensi Sanitasi dan Air Minum Nasional (KSAN) di Jakarta.

Salah satu contoh hadits Nabi, lanjutnya, adalah larangan Nabi kepada umatnya untuk buang air baik kecil maupun besar di air tergenang, air mengalir, di jalanan dan juga di tempat bernaung seperti pohon dan tempat-tempat umum.

"Inilah yang mendasari saya untuk terus menyosialisasikan pola hidup sehat melalui Konsep Jihad Sanitasi. Karena Jihad adalah mengajak ke arah yang lebih baik maka mengajak orang lain untuk memperbaiki kondisi kesehatan dan lingkungan ke arah yang lebih sehat dan bersih termasuk dalam jihad," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Habib, AlaSantri, Hadits Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Selasa, 06 Februari 2018

Mentan Amran Sebut Harga Cabai Turun karena Peran Ibu-ibu

Bogor, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Harga cabai yang sempat mencapai kisaran Rp130.000 menyebabkan masyarakat menjerit. Hal ini membuat Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan beberapa langkah untuk menekan harga setinggi langit itu.

Mentan Amran Sebut Harga Cabai Turun karena Peran Ibu-ibu (Sumber Gambar : Nu Online)
Mentan Amran Sebut Harga Cabai Turun karena Peran Ibu-ibu (Sumber Gambar : Nu Online)

Mentan Amran Sebut Harga Cabai Turun karena Peran Ibu-ibu

Menurutnya, penurunan harga cabai ini dikarenakan meningkatnya produksi cabai di sentra-sentra produksi cabai rawit merah. Hal ini menyebabkan jumlah cabai tersebut melimpah sehingga masyarakat pun tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya.

“Saya sampaikan kepada ibu-ibu di seluruh Indonesia untuk menanam cabai. Jadi ini berkat peranan ibu-ibu semua. Saya percaya ibu-ibu adalah tiangnya negara,” kata Amran saat memberikan materi di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Ahad (26/3) di Hotel Lor-In Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Amran mengakui, jika 120 juta perempuan Indonesia menanam cabai dan memelihara ayam yang hasilnya 2 juta per hari, itu bisa menghasilkan 120 triliun setiap bulannya, sedangkan jika 1 tahun bisa 1000 triliun.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Luar biasa dahsyatnya dan saya yakin akan terjadi swasembada terbaik atas kontribusi besar ibu-ibu Muslimat NU,” jelas Amran yang menyebut harga cabai saat ini dikisaran Rp40.000-Rp50.000 per kilogram.

Ia mengakui jika swasembada pangan muncul dari peran tangguh para ibu. Sebab itu menurutnya, jika lahir pemimpin yang tangguh, itu pasti lahir dari peran ibu-ibu.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa berupaya mewujudkan inovasi produk pertanian. Hal ini tidak terlepas dari peran ibu-ibu Muslimat yang sebagian besar juga petani di desanya masing-masing.

“Saya mendorong kepada ibu-ibu Muslimat untuk memperbarui langkah. Saya tekankan agar hasil panen tidak hanya sekadar petik dan jual, tetapi petik, olah, kemas, dan jual,” terang Khofifah.

Inovasi ini, lanjut dia, tentu akan menghasilkan profit lebih sehingga usaha mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa akan tercapai. Dia tidak memungkiri, hal ini memerlukan keterampilan khusus yang bisa disinergikan dengan pemerintah.

“Kita kerja sama dengan Menteri Desa dan Menteri Pertanian dalam Rapimnas ini. Mereka mempunyai balai-balai latihan yang bisa dimanfaatkan ibu-ibu Muslimat di wilayah dan cabang untuk meningkatkan keterampilan olah dan kemas tadi,” tandas Khofifah. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal AlaSantri, Pahlawan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sabtu, 20 Januari 2018

Pertama Kali, Stasiun TV Saudi Tayangkan Konser Musik Umi Kulsum

Dubai, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Sebuah saluran televisi budaya di Arab Saudi, Al-Tsaqafiyah TV, untuk pertama kalinya menayangkan konser musik pada tengah malam. 

Pertama Kali, Stasiun TV Saudi Tayangkan Konser Musik Umi Kulsum (Sumber Gambar : Nu Online)
Pertama Kali, Stasiun TV Saudi Tayangkan Konser Musik Umi Kulsum (Sumber Gambar : Nu Online)

Pertama Kali, Stasiun TV Saudi Tayangkan Konser Musik Umi Kulsum

Dalam akun Twiternya, seperti dikutip Al Arabiya, pihak Al-Tsaqafiyah TV mengumumkan akan menayangkan konser musik penyanyi kenamaan asal Mesir, Umi Kulsum.

(Baca juga: Pemerintah Mesir Tangkap Ulama al-Azhar karena Nyanyi di Televisi)

Dalam pengumuman di Twitter itu juga disertakan tautan bagi siapa pun yang ingin menonton rekaman konser musik penyanyi masyhur yang wafat pada 1975 tersebut secara online.

Penayangan konser musik di televisi merupakan peristiwa langka di negeri kaya minyak yang dikenal konservatif ini selama 30 tahun terakhir.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal



Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal



(Baca: Perayaan Hari Nasional Saudi, dari Konser hingga Tarian Tradisional)

Seorang penyanyi Saudi, Abdul Majeed menyambut gembira dengan perkembangan ini di negaranya. Ia mengaku akan hadir secara langsung bersama keluarganya dalam konser berikutnya yang digelar di Jeddah, sebagaimana mereka hadir dalam konser di Dubai dan Kuwait.

"Kerajaan kita yang tercinta ini telah memasuki era baru yang akan membawa kita semua pada hal yang baik. Sesuatu yang lebih baik lagi akan tiba saatnya," tambahnya. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Ulama, AlaSantri, Lomba Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Rabu, 17 Januari 2018

NU Jember Bantu Korban Angin Puting Beliung

Jember, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal - Angin puting beliung yang meluluh-lantakkan puluhan rumah di Kecamatan Mumbulsari, Jember, Jawa Timur,? masih menyisakan duka bagi korban ataupun warga yang kehilangan tempat tinggal.? Raut muka yang sedih sekaligus kepasrahan jiwa? mereka tampak ketika rombongan PCNU Jember mengunjungi Desa Karangkedawung dan Desa Lampeji untuk memberikan bantuan, Ahad (15/1).

Dua desa tersebut adalah yang paling parah terpapar angin puting beliung. Bu Jasmi adalah salah satu warga Desa Karangkedawung yang rumahnya rata dengan tanah. Selain kehilangan rumah, janda tersebut juga nyaris kehilangan nyawanya kalau saja tak segera keluar rumah ketika angin berputar itu datang.

NU Jember Bantu Korban Angin Puting Beliung (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jember Bantu Korban Angin Puting Beliung (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jember Bantu Korban Angin Puting Beliung

“Meski cedera sedikit di bahu, alhamdulillah saya masih diberi keselamatan. Dan saya juga ucapkan terima kasih kepada NU Jember atas bantuannya? kepada saya,” ucapnya dalam bahasa Madura saat menerima bantuan yang diserahkan oleh Ketua PCNU Jember KH Abdulah Syamsul Arifin.

Dahsyatnya amukan puting beliung tersebut juga diungkapkan Kiai Baidlowi. Ketua Pengurus Ranting NU Desa Lampeji ini mengisahkan kronologi terjadinya bencana alam itu. Dikatakannya, saat dirinya dan warga lainnya tak begitu lama istirahat setelah jumatan, datanglah angin yang disertai hujan dengan suara menderu. Sejurus kemudian rumah-rumah pun roboh dan banyak pepohonan tumbang. Rumah Kiai Baidlowi sendiri dan mushala di sebelahnya tertimpa pohon sengon besar hingga menghancurkan atapnya. “Sangat mengerikan. Suara angin menderu begitu rupa,” ucanya di hadapan rombongan PCNU Jember seraya mengucapkan terima kasih.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sementara itu, Gus A’ab, sapaan akrab KH Abdullah Syamsul Arifin, menyatakan bahwa? bantuan tersebut sebagai bentuk perhatiannya terhadap warga yang menjadi korban angin puting beliung, apalagi mereka adalah warga NU. Menurutnya, datangnya bencana alam harus dilihat sebagai peringatan agar manusia semakin takut kepada Allah.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Semua ada hikmahnya. Kami berharap agar warga bersabar dan mengambil? hikmah? dari bencana alam yang terjadi,” tukasnya singkat saat menyerahkan bantuan yang berupa sembako dan uang.

Selain rombongan PCNU, di lokasi bencana ternyata juga hadir sejumlah anggota Bagana (Banser Tanggap Bencana) yang sudah beberapa hari berjibaku memperbaiki rumah warga. Mereka dipimpin Sekretaris dan penasehat GP Ansor Jember, Kholidi Zaini dan H. Miftahul Ulum. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Kiai, AlaSantri, Meme Islam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Senin, 15 Januari 2018

SKPD Way Kanan: Jangan Kalah Gesit dengan Ansor

Way Kanan, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) adalah pengguna anggaran/barang yang melaksanakan fungsi eksekutif agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan baik. Dengan dukungan dimilikinya tersebut, ujar Fadilatul Rahman Fikri dari Komunitas Pemuda Ramik Ragom Kabupaten Way Kanan, Lampung, gerakan dilakukan semestinya tidak kalah dengan upaya-upaya nyata Pemuda Ansor.

SKPD Way Kanan: Jangan Kalah Gesit dengan Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
SKPD Way Kanan: Jangan Kalah Gesit dengan Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

SKPD Way Kanan: Jangan Kalah Gesit dengan Ansor

"Dengan kewenangan mengelola anggaran sendiri, seharusnya SKPD Way Kanan cepat tanggap dalam realisasi APBD. Bukan malah terseok-seok, bahkan terkesan kalah sprint (berlari cepat) dengan Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan dalam kerja-kerja sosial yang tanpa dukungan anggaran daerah sekalipun, tetap ikhlas berbuat yang bermanfaat bagi publik," kata dia, di Blambangan Umpu, Ahad (23/7).

Ia menyebut, tanpa ditunjang APBD, kiprah GP Ansor di Way Kanan selalu ada dan terpublikasikan, antara lain, donor darah, berbagi buku migrasi aman bagi 227 kepala kampung, 14 camat dan 89 SMA sederajat, sedekah oksigen, menggalang bantuan dana untuk penderita tumor, hingga menyelenggarakan Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) bagi pelajar kurang mampu tapi berprestasi.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

"Pemimpin berkompeten sangat penting dimiliki tiap-tiap SKPD untuk dapat memanajemen kegiatan program-program kerakyatan sebagai pelaksanaan visi misi pemerintah Kabupaten Way Kanan periode 2016-2021," kata Rahman lagi.

Menurut dia pula, publikasi kegiatan SKPD juga penting dipublikasikan. "Ini era transparansi, masyarakat wajib tahu dan mencari tahu kegiatan SKPD yang didanai baik dari APBD atau APBN sebagai fungsi kontrol. Ketidakmampuan SKPD menerjemahkan visi misi pemerintah berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat," ujarnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Menjelang pelantikan Bupati Raden Adipati Surya dan Wakil Bupati Edward Anthony pada Rabu 17 Februari 2016, Ketua Komisi A DPRD Way Kanan, Hendra juga menyatakan tugas berat harus dilakukan pasangan tersebut ialah menyusun kabinet sesuai bidang dan keahlianya supaya mampu menerjemahkan dan melaksanakan rencana program kerja dalam kepemimpinan lima tahun mendatang. (Syuhud Tsaqafi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal AlaSantri, Sunnah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Minggu, 14 Januari 2018

SMP Nurul Jadid Juara I FLS2N Jatim 2013

Probolinggo, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Keluarga besar SMP Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, bahagia. Sebab, beberapa hari lalu, Fathurrosy, salah seorang siswanya yang mewakili Kabupaten Probolinggo dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Jawa Timur, berhasil menjadi juara I dari bidang seni lomba Cipta Puisi.

SMP Nurul Jadid Juara I FLS2N Jatim 2013 (Sumber Gambar : Nu Online)
SMP Nurul Jadid Juara I FLS2N Jatim 2013 (Sumber Gambar : Nu Online)

SMP Nurul Jadid Juara I FLS2N Jatim 2013

Ajang prestisius yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, pada (9-12/5) itu, siswa SMP Nurul Jadid kelas VIII A itu, berhasil menyisihkan para peserta lain dari SMP Negeri/Swasta se-Jawa Timur. Sebelumnya, di bulan yang sama, siswa asal Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo itu, jadi jawara dalam ajang serupa tingkat Kabupaten Probolinggo.

Selanjutnya, Fathurrosy akan mewakili Provinsi Jatim dalam FLS2N di tingkat nasional. Ajang bergengsi nasional itu, akan digelar di Medan, pada Juni 2013, untuk bidang seni yang sama. 

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Dalam lomba Cipta Puisi tingkat provinsi itu, saya mengambil tema tentang bunga siwalan yang berhubungan dengan budaya dan karakter bangsa. Sementara judulnya adalah Dzikir Siwalan,” ujar siswa yang bercita-cita menjadi guru TIK itu kepada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal, Rabu (22/5).

Kepala SMP Nurul Jadid, Faizin Syamwil, M.Pd., mengatakan, keberhasilan yang diukir oleh Fathurrosy itu, merupakan salah satu bentuk kesuksesan pembinaan yang terus dilakukan oleh SMP Nurul Jadid. “Selain ada pembinaan di sekolah. Fathurrosy juga dilatih dan dibimbing oleh Imron, mahasiswa IAI Nurul Jadid. Tiap 2 hari sekali, Fathurrosy mengirimkan hasil karya puisinya kepada saudara Imron itu,” jelasnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Menurut Faizin, di SMP Nurul Jadid, ada pembinaan ekstrakurikuler. Seperti seni islami yang meliputi, drama, teater, baca puisi, dan cipta puisi. Selain itu, ada juga kaligrafi, hadrah, pencak silat, pramuka, jurnalistik, dan khitobah.

“Dan setiap ada informasi perlombaan, kami selalu berpartisipasi. Tujuannya sebagai bahan evaluasi terhadap pembinaan yang sudah kami lakukan. Juga sebagai pembentukan mental dan sebagai daya saing siswa,” ungkapnya.

Dengan adanya siswanya yang berhasil mewakili Provinsi Jatim di tingkat nasional, Faizin berharap, prestasi itu bisa menjadi motivasi bagi siswanya yang lain. “Kami juga berharap ada pembinaan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim sebagai persiapan ke tingkat nasional nanti,” harapnya.

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Ulama, Kyai, AlaSantri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock