Rabu, 06 September 2017

Hina Pesantren, Oknum Ormas Islam Dilaporkan ke Polisi

Tasikmalaya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sejumlah santri dan alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Awipari, Kecamatan Cibeureum, Tasikmalaya mengecam salah satu oknum anggota FPI (Front Pembela Islam) yang dinilai mengihina NU dan pesantren, terutama pendiri Pondok Pesantren Bahrul Ulum, almarhum KH Bustomi.

Hina Pesantren, Oknum Ormas Islam Dilaporkan ke Polisi (Sumber Gambar : Nu Online)
Hina Pesantren, Oknum Ormas Islam Dilaporkan ke Polisi (Sumber Gambar : Nu Online)

Hina Pesantren, Oknum Ormas Islam Dilaporkan ke Polisi

Oknum berinisial MY alias Zulqo Himavich melakukan penghinaan via jejaring sosial Facebook dengan menyebut dalam bahasa Sunda bahwa pesantren tersebut, keluarga pesantren dan lembaga pesantren disamakan dengan bandar miras dengan istilah "sebelas dua belas" karena dianggap tidak peduli pada keberadaan bandar miras yang katanya berdekatan dengan lokasi pesantren.

Tak hanya ke Pesantren Bahrul Ulum, MY atau Zulqo Himavich (di akun Facebook) juga mendiskreditkan Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin sebagai saudara pendiri Pesantren Bahrul Ulum yang sama-sama turut membiarkan keberadaan miras.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sontak saja postingan MY atau Zulqo Himavich menuai reaksi seluruh santri dan alumni Bahrul Ulum. Mereka selain membuat tenda pengaduan di depan Kantor NU, Jalan dr. Soekardjo 47, juga mencoba bertabayun ke orang tua pelaku di Kp Gunung Muncang, Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum.

Orang tua MY? turut menyesalkan pernyataan anaknya itu dan mempersilakan anaknya diproses secara hukum.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Dewan Kiai Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Aos Mahrus mengatakan, upaya hukum dengan melapor ke Mapolresta sudah dilakukan hari ini, Senin (20/6).

Hingga kemarin, Ahad (19/6), Santri dan Alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum memasang tenda sebagai posko pengaduan di depan Kantor NU, Jalan dr. Soekardjo. Selain akan terus mencari pelaku, melaporkan ke Polres, mereka juga membentangkan sebuah spanduk kecaman dan baliho pelaku dengan bukti postingan mendiskreditkan pesantren. (Nurjani/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Bahtsul Masail, Nahdlatul, RMI NU Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Hina Pesantren, Oknum Ormas Islam Dilaporkan ke Polisi di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock