Sabtu, 27 September 2014

Tiga Isu Krusial dalam Simposium Internasional Kehidupan Keagamaan

Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Pemerintah melalui Kementerian Agama berupaya keras mewujudkan harmoni kehidupan umat beragama di Indonesia. Sebab itu tema besar mengelola keragaman melalui pemeliharaan umat beragama diangkat dalam International Symposium on Religious Life, Rabu-Jumat (5-7/10) di Jakarta.?

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Abdurrahman Mas’ud menjelaskan bahwa ada tiga persoalan krusial yang ingin dibahas dalam pertemuan 150 peneliti, akademisi, dan tokoh agama ini, yaitu definisi agama, kriteria agama, dan registrasi agama; penodaan agama dan otoritas yang memutuskan; serta majelis agama, ormas, aliran, denominasi.

Tiga Isu Krusial dalam Simposium Internasional Kehidupan Keagamaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Isu Krusial dalam Simposium Internasional Kehidupan Keagamaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Isu Krusial dalam Simposium Internasional Kehidupan Keagamaan

Dia menegaskan, rekomendasi-rekomendasi yang dihasilkan nantinya untuk memperkuat dan menyempurnakan RUU Perlindungan Umat Beragama (PUB). Melalui UU PUB, pemerintah bermaksud mengelola kehidupan umat beragama di Indonesia dalam rangka membangun harmoni.?

“Fakta bahwa selama ini banyak tindakan intoleransi atas nama agama, pelayanan negara yang seolah hanya berlaku untuk 6 agama saja, kasus penodaan agama, serta menyeruaknya berbagai aliran dan paham agama membuat pemerintah perlu mengelola itu semua secara regulatif,” papar Pak Dur, sapaan akrabnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Selama ini, imbuhnya, regulasi yang ada hanya sebatas Peraturan Bersama Menteri (PBM) tahun 2006 dan SKB 3 menteri. Adapun UU No 1/PNPS/1965 tentang Penodaan Agama masih banyak kekurangan dan tidak menyatakan secara jelas terkait terminologi agama yang diakui negara atau agama resmi.





Simposium bertema Managing Diversity, Fostering Harmony ini? menghadirkan berbagai pakar seperti Robert W. Hefner (Boston University, USA), Gamal Farouq Jibril (Al-Azhar University Cairo, Mesir), Azyumardi Azra (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).?

Selain itu juga digelar diskusi yang akan diisi oleh Ahmad Najib Burhani (LIPI), Syafiq Hasyim (ICIP-PBNU), R. Alpha Amirrachman (CDCC-PP Muhammadiyah), Ahmad Suaedy (Abdurrahman Wahid Center UI), Muhammad Adlin Sila (CDRL-MORA), dan Alimatul Qibtiyah (PSW UIN Yogyakarta).? (Fathoni)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Kiai, Pertandingan, Nahdlatul Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Tiga Isu Krusial dalam Simposium Internasional Kehidupan Keagamaan di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock