Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal - Rais Syuriyah PCNU Jakarta Selatan KH Lukman Hakim mengingatkan masyarakat untuk mendahulukan husnuzzhan atau berbaik sangka terhadap orang lain. Menurutnya, di era sekarang ini orang mudah sekali menjatuhkan vonis terhadap orang lain tanpa melakukan tabayyun atau verifikasi terlebih dahulu.
Demikian disampaikan Kiai Lukman pada halaqah Aswaja An-Nahdliyyah yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Selatan di aula Darul Marfu‘, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Ahad (17/9) siang.
| Di Zaman Fitnah, Syuriyah PCNU Jaksel Imbau Nahdliyin Kedepankan Tabayun (Sumber Gambar : Nu Online) |
Di Zaman Fitnah, Syuriyah PCNU Jaksel Imbau Nahdliyin Kedepankan Tabayun
“Kita harus mengedepankan husnuzzhan. Sekarang masalah sepele itu dibesar-besarkan. Contoh, soal pesan singkat atau sms tidak dibalas saja, itu sudah nyangka macam-macam,” kata Kiai Lukman di hadapan peserta halaqah Aswaja An-Nahdliyyah.Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal
Ia mengingatkan warga NU untuk mewaspadai banjir informasi yang keluar-masuk lewat hape. Zaman ini, kata dia, banyak orang kerepotan memastikan kebenaran berita. Ia mengajak nahdliyin untuk menjauhkan diri dari su’uzhan hanya karena informasi yang tidak jelas sumbernya.“Waspada terima informasi. Mana yang informasi yang provokatif dan mana yang hoaks itu sudah sulit dibedakan,” kata Kiai Lukman.
Halaqah ini diisi dengan dua sesi diskusi dengan tema berbeda. Satu sesi membahas materi Aswaja An-Nahdliyah mulai dari sikap keislaman hingga sikap kebangsaan. Sementara sesi kedua membahas dinamika NU paling aktual di lingkungan Jakarta Selatan mulai dari sikap politik hingga pembahasan plang NU di masjid-masjid. (Alhafiz K)
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal
Dari Nu Online: nu.or.idIkatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Pendidikan, Santri, Ulama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

EmoticonEmoticon