Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Maret 2018

UNU Sidoarjo Luncurkan Produk Olahan Kerang

Sidoarjo, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sidoarjo meluncurkan produk hasil program hibah bina desa (PHBD) di Desa Bluru Kidul, Sidoarjo, Jawa Timur. Peluncuran produk ini untuk mengenalkan olahan kerang yang disulap menjadi krupuk kerang dan bakso kewer (kerang dower), sebagai olahan makanan khas baru di Sidoarjo.

Ketua tim PHBD UNU Sidoarjo, Zakaria Dimas menegaskan, sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya warga Desa Bluru Kidul, pihaknya ingin meningkatkan potensi ekonomi warga setempat.

UNU Sidoarjo Luncurkan Produk Olahan Kerang (Sumber Gambar : Nu Online)
UNU Sidoarjo Luncurkan Produk Olahan Kerang (Sumber Gambar : Nu Online)

UNU Sidoarjo Luncurkan Produk Olahan Kerang

"Desa Bluru Kidul mempunyai potensi ekonomi kreatif yang besar, khususnya di bidang pengelolaan kerang. Apalagi warga setempat mayoritas penduduk yang mata pencahariannya adalah nelayan," kata Dimas, Jumat (14/12) malam.

Tak hanya itu, lanjut Dimas, sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi, mahasiswa harus berada di tengah-tengah masyarakat untuk mendukung dan meningkatkan segala kegiatan atau potensi warga tersebut.

Peluncuran produk tersebut dihadiri sekitar 400 peserta, terdiri dari elemen masyarakat Bluru Kidul dan mahasiswa UNU Sidoarjo. Peluncuran itu bermula, saat tim PHBD UNU Sidoarjo mengikuti program Kementerian dan mampu menggeser 4000 kampus se-Indonesia.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Mantam Kepala Desa Bluru Kidul Tri Prasetyo menyatakan, produk kreatifivitas dari mahasiswa UNU Sidoarjo bisa menjadi daya tarik pengembangan ekonomi desa, khususnya para nelayan.

"Kami berharap dari program pengembangan desa ini, olahan dengan bahan dasar kerang bisa menjadi icon produk Desa Bluru Kidul yang mampu bersaing di pasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Pendidikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Selasa, 27 Februari 2018

Kemeriahaan Festival Kebaya oleh IPPNU Brebes

Brebes, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Masih dalam peringatan Hari Kartini, Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengadakan Festival Kebaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Brebes, Ahad (24/4) yang diikuti 26 peserta utusan dari PAC IPPNU Se-Kabupaten Brebes dan dihadiri ratusan kader IPPNU.

Kemeriahaan Festival Kebaya oleh IPPNU Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemeriahaan Festival Kebaya oleh IPPNU Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemeriahaan Festival Kebaya oleh IPPNU Brebes

Ketua PC IPPNU Kabupaten Brebes Ade Melly Seftiana ditemui di sela acara menjelaskan bahwa ? kegiatan ini merupakan kali kelima IPPNU menyelenggarakan Festival Kebaya guna meneladani pemikiran dan juga sikap RA Kartini sebagai pahlawan yang memperjuangkan kaum perempuan.

”Di era sekarang sudah banyak kaum perempuan yang berkontribusi terhadap kemajuan bangsa ini, seperti di Kabupaten Brebes juga dipimpin oleh perempuan,” terang Melly

Sementar itu, Ketua Panitia Lia Ulfiyanah menjelaskan beberapa rangkaian kegiatan Festival Kebaya antara lain santunan Anak yatim untuk 80 anak yatim/piatu, kemudian Seminar Produktivitas Perempuan oleh Afiyah Hidayati dari BKBPP Kabupaten Brebes.

Adapun Dewan Juri Festival Kebaya tersebut yaitu Istiqomah Solihin dari PC Muslimat NU Brebes, Siti Khoerotul Aeni dari PW IPPNU Jateng, dan Hj Hidayah Edi Muammar dari HARPI (Himpunan Rias Penganten Indonesia) Cabang Brebes.?

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Setelah diambil 10 besar peserta di uji wawasannya tentang kebudayaan, kebangsaan, keislaman, ke-IPPNU-an dan menunjukan kemampuan antara lain membaca puisi, Al-Qur’an dan juga menyanyi,” lanjut Lia

Setelah melalui proses penilaian yang ketat keluar sebagai juara I yaitu Siti Laelatul Hana dari PAC IPPNU Tanjung, juara II Mayasari Nuriyah dari PAC IPPNU Brebes, Juara III Noviayani dari PAC IPPNU Larangan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kabag Kesra Setda Kabupaten Brebes H Imron Hisyam, Camat Brebes Eko Purwanto, PCNU Brebes, Pengurus Badan Otonom NU tingkat Kabupaten Brebes, Para Pembina dan Alumni IPPNU. (Bayu/Fathoni)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Nusantara, PonPes, Pendidikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Rabu, 21 Februari 2018

PCNU Cianjur Studi Banding ke Unisnu Jepara

Jepara, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara Mendapat kunjungan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, Senin (22/1). Bertempat di ruang seminar lantai 2 Fakultas Sains dan Teknologi acara studi banding dimulai pukul 08.30 WIB.

PCNU Cianjur Studi Banding ke Unisnu Jepara (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Cianjur Studi Banding ke Unisnu Jepara (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Cianjur Studi Banding ke Unisnu Jepara

Sebanyak 30 orang yang terdiri dari IPNU, IPPNU, LDNU, Pergunu, Lafa NU, LTM NU, PMII dan mahasiswa STISNU disambut oleh Wakil Rektor III H Mustofa Muhtar dan Wakil Rektor II H Hendro Martodjo mewakili Rektor Unisnu Jepara yang dalam waktu yang sama menghadiri acara penerjunan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gedung Wanita Jepara.

Studi banding itu merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh PCNU Cianjur sebagai sarana untuk menambah wawasan seputar pengembangan dan tata kelola Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara. 

Selain itu studi banding ini juga menjadi sarana menjalin silaturrahim antara PCNU Cianjur dengan Unisnu Jepara.

“Studi banding ini untuk menambah pengetahuan Kami tentang tata kelola Unisnu. Selain itu juga untuk menjalin tali silaturrahim antara kedua lembaga,” ujar KH Deden Usman Ridwan, Wakil Ketua PCNU Cianjur seperti rilis yang diterima redaksi.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ada dua aspek utama yang menjadi bahan studi banding pada kesempatan itu. Dua aspek tersebut adalah tata kelola bidang kepegawaian, keuangan dan aset serta materi tentang perkembangan dan rencana pengembangan Unisnu yang disampaikan oleh Kepala Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Miftah Arifin.

Dalam sambutannya Hendro Martodjo dan Mustofa Muhtar menyampaikan sejarah singkat berdirinya Unisnu dan juga statistik dalam angka. 

Seusai studi banding rombongan PCNU Cianjur melanjutkan perjalanannya menuju ke Tuban dan ziarah ke makam Walisongo. (Syaiful Mustaqim/Fathoni)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Pendidikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Minggu, 18 Februari 2018

Guru Harus Dilibatkan dalam Penentuan Kelulusan UN

Yogyakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Penentu kelulusan siswa itu seyogianya diserahkan kepada pihak sekolah. Penentuan kelulusan oleh pemerintah pusat berarti merampas hak guru dan sekolah karena pemerintah hanya menilai prestasi pelajar dari ujian tulis saja.

Demikian tanggapan Drs. Suharyanto, Kepala Sekolah SMK Ma’arif Yogyakarta, terhadap isu kebijakan pemerintah tentang ujian nasional yang akan ditentukan oleh sekolah, saat ditemui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal di kantornya, Jl. Hos Cokroaminoto, Sabtu (17/01).

Guru Harus Dilibatkan dalam Penentuan Kelulusan UN (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Harus Dilibatkan dalam Penentuan Kelulusan UN (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Harus Dilibatkan dalam Penentuan Kelulusan UN

Ia menjelaskan, memang seharusnya, dalam penentuan kelulusan harus mempertimbangkan budi pekerti, perilaku dan kreativitas siswa. “Kita (guru) tahu siswa kita seperti apa.? Kita bisa menambah nilai bagi anak yang patut ditambah. Misalnya, kalau ada siswa yang rajin sekali masuk sekolah dan berperilaku baik, maka ini akan kita pertimbangkan. Kalau siswa seperti itu dinyatakan tidak lulus kan tidak adil,” ungkapnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Suharyanto menjelaskan tentang ketidakadilan lain, misalnya ketika ada siswa yang sering bolos, buruk secara perilaku, tapi lulus karena ia beruntung mennjawab soal dengan benar meski dengan cara mengundi.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Budi pekerti, sopan santun, menjadi krisis di sekolah, karena penentuan kelulusan hanya berdasarkan ujian tulis. Kalau kelulusan ditentukan oleh sekolah, itu akan menjadi bahan pertimbangan kelulusan bagi siswa. Kalau kelulusannya ditentukan oleh pusat, guru tidak berhak menilai anak,” tandasnya.

Sampai saat ini, kata Suharyanto, belum ada surat edaran resmi dari pemerintah. “Baik besok ujiannya mau Unas atau apa, ditentukan oleh pemerintah atau sekolah, kita sudah siap. Guru-guru sudah kita bagi tugas, masing-masing guru kita minta untuk menangani dua siswa, untuk mengawal sejak sekarang hingga menjelang ujian," tuturnya. (Nur Sholikhin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Sejarah, Pendidikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sabtu, 10 Februari 2018

Yahya Ma’shum: Relawan Desa NU Tak Terkait Program Pemerintah

Batam, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Ketua Pengurus Pusat Lakpesdam NU yang juga ketua tim kerja yang dibentuk oleh PBNU untuk pemberdayaan masyarakat desa Yahya Ma’shum menegaskan, relawan desa yang sedang dikoordinir oleh NU tidak terkait dengan program pendampingan desa yang dlakukan oleh pemerintah.

“Informasi yang salah perlu diluruskan. Relawan desa ini sama sekali tidak ada hubungan dengan program pemerintah,” katanya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lakpesdam di Aswama Haji Kota Batam, Rabu (15/4).

Yahya Ma’shum: Relawan Desa NU Tak Terkait Program Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)
Yahya Ma’shum: Relawan Desa NU Tak Terkait Program Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)

Yahya Ma’shum: Relawan Desa NU Tak Terkait Program Pemerintah

“Kami berharap pengurus Lakpesdam dari berbagai daerah yang hadir memperluas informasi agar jangan sampai seakan-akan tim relawan ini disiapkan untuk melaksanakan program pendampingan yang dilakukan pemerintah,” tambahnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ia mengatakan, Surat Edaran PBNU tertanggal 25 Februari 2015 kepadaPCNU seluruh Indonesia agar membentuk tim relawan desa di setiap pengurus ranting NU dimaksudkan sebagai upaya NU dalam berpastisipasi mengawal UU desa. Relawan NU akan bekerjanya secara voluntary, tidak mengelola dana dan gaji.

Salah satu materi Rakernas V Lakpesdam itu juga membahas program pemberdayaan masyarakat desa. Selain mengawal implementasi UU Desa, program ini dimaksudkan untuk mewujudkan komitmen Lakpesdam NU dalam memperkuat ranting NU di tingkat desa sebagai pusat gerakan NU.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Kita juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tinginya kepada PC dan PW lakpesdam yang berhasil menyeleggarakan pelatihan kader penggerak ranting,” kata Yahya.

Ketua PBNU yang juga bagia dari tim untuk pemberdayaan masyarakat desa dalam Rakernas itu juga menegaskan bahwa surat edaran PBNU untuk pembentukan relawan desa di tiap ranting NU tidak berhubungan dengan program pemerintah. “Kita hanya ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan dari UU Desa,” katanya. (Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Pendidikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Kamis, 01 Februari 2018

Tampung Aspirasi Pelajar, IPPNU Probolinggo Mantapkan Kepengurusan Dulu

Probolinggo, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Probolinggo melakukan upgrading atau penyegaran pengurus sekaligus untuk memantapkan kepengurusan Kabupaten Probolinggo periode 2013-2015, Sabtu (10/1).

Wakil Ketua PC IPPNU Kota Probolinggo Yayuk Hasanah mengungkapkan pemantapan pengurus ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas dan profesionalitas para pengurus dalam memberikan pemahaman terkait tupoksi (tugas pokok dan fungsi) jabatan masing-masing dalam kepengurusan.

Tampung Aspirasi Pelajar, IPPNU Probolinggo Mantapkan Kepengurusan Dulu (Sumber Gambar : Nu Online)
Tampung Aspirasi Pelajar, IPPNU Probolinggo Mantapkan Kepengurusan Dulu (Sumber Gambar : Nu Online)

Tampung Aspirasi Pelajar, IPPNU Probolinggo Mantapkan Kepengurusan Dulu

“Kami berharap supaya kegiatan ini bisa menambah semangat juang para pengurus untuk menyusun dan menjalankan program kerja sesuai dengan kebutuhan para pelajar NU. Sebab pada dasarnya kita bergabung dengan IPPNU adalah untuk membesarkan dan menampung seluruh aspirasi pelajar NU,” ujarnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Menurut Yayuk, penyegaran sekaligus pemantapan kembali kepengurusan ini sangat penting dilakukan. Sebab selain untuk bisa memperbaiki kualitas diri, pengurus juga harus lebih semangat dalam mengembangkan organisasi IPPNU di Kota Probolinggo.

“Perjuangan itu sangat penting dilakukan dibarengi dengan semangat dalam memperjuangkan dan melestarikan ajaran Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di kalangan pengurus dan pelajar di Kota Probolinggo,” terangnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Demi tetap menjaga eksistensi organisasi jelas Yayuk, maka semua pengurus PC IPPNU Kota Probolinggo harus selalu menjaga kekompakan agar program kerja yang sudah dirancang bisa berjalan sesuai dengan harapan para pengurus dan pelajar di Kota Probolinggo.

“Kekompakan ini penting agar apa yang sudah kita programkan bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Pemantapan ini merupakan salah satu upaya penguatan SDM di jajaran kepengurusan sebagai langkah mempertajam program kerja yang akan ditetapkan dalam Rakercab mendatang,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Olahraga, Quote, Pendidikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Rabu, 31 Januari 2018

PBNU Bahas RUU Lembaga Keagamaan dan Pesantren

Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal 

Panitia Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren di lantai lima, gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (24/10).

Pada FGD ini hadir Katib Syuriah PBNU KH Mujib Qulyubi, Ketua PBNU H Marsudi Syuhud, Ketua PBNU H Robikin Emhas, Ketua PBNU H Umar Syah, Pimpinan Komisi VIII DPR Fraksi PKB Malik Haramain, dan lain-lain. 

PBNU Bahas RUU Lembaga Keagamaan dan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Bahas RUU Lembaga Keagamaan dan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Bahas RUU Lembaga Keagamaan dan Pesantren

Panitia membahas tentang Lembaga pendidikan Keagamaan dan Pesantren ini karena perhatian negara terhadap Lembaga ini belum optimal. Sementara di sisi lain, pendidikan merupakan cita-cita kemanusiaan universal yang menjadi tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat UUD 1945. 

Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) menginisiasi RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren. 

Anggota DPR FKPB H Taufiq Abdullah mengatakan, tujuan utama dari negara Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, akan  tetapi Nahdlatul Ulama melalui pesantren-pesantren dan lembaga-lembaga pendidikan swasta sangat berperan dalam proses mencerdaskan bangsa kurang mendapat perhatian dari negara. 

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

"Ketika kita (pesantren) sebagai sub telah melakukan kegiatan mencerdaskan bangsa, mestinya negara berhutang," kata Taufiq. (Husni Sahal/Fathoni)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Pendidikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock