Jumat, 13 Oktober 2017

Kiai Ma’ruf: Amputasi Intoleransi

Rembang, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin mengungkapkan Indonesia adalah negara berdasarkan kesepakatan. Ada sebuah interdependensi, juga ada banyak perbedaan pendapat. Hal itu tidak menjadi masalah, namun yang menjadi masalah adalah adalah judgment personal tentang pengkafiran. 

Kiai Ma’ruf: Amputasi Intoleransi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Ma’ruf: Amputasi Intoleransi (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Ma’ruf: Amputasi Intoleransi

“Karena itu kita harus hapus, amputasi intoleransi, itu harus dihilangkan,” kata Kiai Ma’ruf Amin dalam Seminar Nasional Menakar Kepentingan Ukhuwah Islamiyah dengan Kepentingan Bangsa di STAI Al Anwar Sarang Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/09).

Amputasi dan penghapusan, lanjut Kiai Maruf juga harus dilakukan terhadap cara berpikir yang mengarah kepada intoleransi, seperti dilakukan para tekstualis.

“Toleransi harus dibangun. Indonesia telah melewati berbagai beda pendapat sebelum merdeka yang hasil finalnya Pancasila sebagai dasar negara,” ujarnya.

Menurut Kiai Ma’ruf Islam, ada tiga masalah krusial terkait kehidupan masyarakat Indonesia, yakni keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Ketiganya harus saling bersinergi, agar Indonesia menjadi bangsa yang utuh dan toleran, karena  intoleransi disebabkan salah tafsir mengenai keislaman, kebangsan, dan kemanusiaan.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Jika ketiga poin di atas tidak dikelola dengan baik, maka akan terjadi benturan, berarti akan menimbulkan perpecahan NKRI,” tegasnya.

“Urusan Islam, kebangsaan, dan kemanusian itu harusnya saling menguatkan dan menjaga,” tambahnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Karena itu, Kiai Maruf mengaku bangga dengan adanya perguruan tinggi berbasis pesantren seperti STAI Al Anwar. 

“STAI Al Anwar menjadi tempat yang dapat menyiapkan generasi lanjut sebagai tokoh-tokoh masyarakat yang mengerti bagaimana perpaduan antara keislaman, kemanusiaan dan kebangsaan," pungkasnya. (Aji Pangestu/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Lomba, Makam, Nahdlatul Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Kiai Ma’ruf: Amputasi Intoleransi di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock