Minggu, 21 Januari 2018

Pembacaan Hizib, Doa Penolak FDS Secara Santun

Kudus, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal?

Penolakan terhadap kebijakan Menteri Pendidikan tentang five day school (FDS) kian meIuas hingga pelosok desa. Demikian itu tampak dari berbagai upaya yang dilakukan GP Ansor Kecamatan Dawe yang kompak akan melakukan doa bersama masyarakat.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Dawe, Mohammad Sahlan, menyampaikan dirinya telah menginstruksikan kepada para pengurus ranting agar menggelar pembacaan hizib dan Shalawat Nariyah di daerahnya masing-masing. Hal itu dilakukan sebagaimana anjuran yang disampaikan oleh Pengurus RMI NU Pusat.?

Pembacaan Hizib, Doa Penolak FDS Secara Santun (Sumber Gambar : Nu Online)
Pembacaan Hizib, Doa Penolak FDS Secara Santun (Sumber Gambar : Nu Online)

Pembacaan Hizib, Doa Penolak FDS Secara Santun

“Iya akan dibaca serentak di waktu yang sama, tapi di tempat yang berbeda-beda karena kami telah intruksikan untuk membacanya baik di rumah, masjid, mushalla atau di manapun berada,” katanya, Rabu (12/7).

Menurut Sahlan, langkah itu sangat penting mengingat dampak yang ditimbulkan bisa saja membahayakan generasi Islam di masa mendatang. Alasannya, jika FDS dijalankan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Madrasah Diniyah (Madin) yang merupakan pusatnya pendidikan dasar Islam yang akan tergerus.

“Ini sangat membahayakan kader generasi penerus Islam yang nantinya dikhawatirkan akan mudah terjerumus ke dalam paham radikalisme Islam,” ungkap pengasuh madrasah Tasywiqul Qur’an Kudus itu.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Disamping itu, lanjut Sahlan, membaca hizb/dzikir adalah salah satu cara yang dianggap mujarab untuk berdoa pada Allah SWT. Tujuannya yaitu agar negeri ini diberi keselamatan dan diberikan jalan yang benar dan baik. Pembacaan hizb dan doa bersama itu juga dianggapnya sebagai penolakan dengan cara yang santun terhadap kebijakan FDS.

“ITU sekaligus bentuk santun penolakan FDS dari pada berdemontrasi memacetkan jalan sambil berteriak,” bebernya.

Senada dengan dia, anggota IPPNU Komisariat MA NU Miftahul Falah Cendono Dawe Kudus, Tsania Laila Maghfiroh, mengatakan dengan cara itu NU teguh memegang prinsip menjaga sikap santun.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

“Bagus sih, itu upaya NU untuk menolak FDS tpi secara halus, lewat doa-doa,” katanya.

Menurut Tsania, porsi belajar anak tidak bisa dipaksakan sama. Ia menilai FDS bukanlah solusi terakhir dari kebijakan pendidikan yang tepat. “Pasti ada metode pembelajaran yang lebih baik dari FDS,” katanya. (M. Farid/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Khutbah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Pembacaan Hizib, Doa Penolak FDS Secara Santun di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock