Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Panitia sidang komisi bahtsul masail waqi’iyah menetapkan empat kriteria untuk isu yang akan dibahas pada Muktamar Ke-33 NU mendatang. Dengan empat kriteria ini, mereka ingin menyeleksi masukan-masukan dari daerah yang masuk ke PBNU.
Rais Syuriyah PBNU KH A Ishomuddin yang memimpin rapat mengatakan, masalah yang dibahas di Muktamar NU nanti harus mengarah pada aktualitas yang tengah terjadi di masyarakat.
| Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah Tentukan Kriteria Isu Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online) |
Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah Tentukan Kriteria Isu Muktamar
“Dari banyak usulan daerah ini, kita perlu memilah kembali mana di antara semua itu yang masuk kriteria aktual,” kata Kiai Ishom di Jakarta, Kamis (12/3) sore.Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal
Panitia sidang komisi bahtsul masail diniyah waqi’iyah Muktamar NU ini mempertimbangkan juga aspek cakupan nasional dan juga mengarah pada tema besar muktamar, “Meneguhkan Islam Nusantara Untuk Peradaban Indonesia dan Dunia.”“Kalau bahasannya sektoral, biar dibahas oleh PWNU dan PCNU saja,” kata Katib Syuriyah PBNU Mujib Qaliyubi menegaskan.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal
Yang tidak kalah penting ialah persoalan yang mesti dibahas nanti mesti mengandung kepentingan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat luas.Panitia menyortir sedikitnya 50 usulan persoalan dari daerah. Sementara ini, mereka baru menginventarisasi 5 masalah yang akan dibahas pada Muktamar NU di Jombang, Agustus mendatang. (Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Pahlawan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

EmoticonEmoticon