Kamis, 07 Desember 2017

Mendes Marwan Harap Forum Bahtsul Masail Bahas Persoalan Desa

Jombang, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Sebagai salah satu tradisi intelektual keagamaan yang hidup di tengah masyarakat Muslim nusantara, Bahtsul Masail diharapkan bisa mengawal arah perjalanan bangsa agar tidak keluar dari cita-cita reformasi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar berharap Bahtsul Masail yang sudah menjadi tradisi di kalangan kaum Nahdliyin, tidak hanya terbatas pada pembahasan masalah ubudiyah (peribadatan) saja, akan tetapi juga membahas masalah-masalah kenegaraan, kebangsaan dan kemasyarakatan.

Mendes Marwan Harap Forum Bahtsul Masail Bahas Persoalan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendes Marwan Harap Forum Bahtsul Masail Bahas Persoalan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendes Marwan Harap Forum Bahtsul Masail Bahas Persoalan Desa

"Forum Bahtsul Masail harus bisa bersinergi dengan pemerintah untuk membahas berbagai masalah aktual yang berdampak pada kesejahteraan rakyat," ujar Menteri Marwan dalam sambutannya saat membuka forum Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Denanya, Jombang, Sabtu (4/4).

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Dengan membahas berbagai permasalahan yang aktual, Menteri Marwan yang juga sebagai warga Nahdliyin, berharap pelaksanaan program pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa menjadi salah satu pembahasan dalam forum Bahtsul Masail tersebut.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

"Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, untuk dibahas apakah materi dan substansinya ? sudah cukup atau masih perlu penyempurnaan dalam berbagai aspeknya," ujar Menteri Marwan.

Menurut politisi PKB tersebut, keikutsertaan Ulama dan Pondok Pesantren dalam mengawasi penggunaan dana desa untuk pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, penting untuk dibahas bagaimana hukumnya.

"Dalam hal ini, saya berharap para Kiai dan Pengasuh Pesantren ikut mendukung dan berperan serta dalam pelaksanaan program ini yang akan dikelola langsung oleh Pemerintah Desa bersama masyarakat desa," imbuhnya.

Dengan hadirnya Kementerian Desa yang fokus dan lokusnya adalah masyarakat yang ada di perdesaan, Menteri Marwan, berharap program ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi warga NU dan Pesantren."Dengan mayoritas warga NU yang hidup di perdesaan saya berharap program ini bisa meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya bersama warga desa lainnya," tandasnya. Red: mukafi niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Kajian Sunnah, Pondok Pesantren Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Mendes Marwan Harap Forum Bahtsul Masail Bahas Persoalan Desa di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock