Minggu, 16 November 2014

Ketua MUI Jabar: NKRI Bersyariah, Itu Tidak Perlu

Bekasi, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Pengurus Pengganti Antarwaktu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi dilantik di halaman Kantor MUI, Selasa (16/1). Ketua MUI yang baru, KH Zamakhsyari Abdul Majid berkomitmen untuk memfungsikan lembaga keulamaan itu untuk terus menjaga umat.

Ketua MUI Jabar: NKRI Bersyariah, Itu Tidak Perlu (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua MUI Jabar: NKRI Bersyariah, Itu Tidak Perlu (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua MUI Jabar: NKRI Bersyariah, Itu Tidak Perlu

"Keberadaan MUI sangat penting, karena berfungsi menjaga umat. Menjadi dari berbagai akidah yang merusak dan menyimpang dari gerakan-gerakan ekstrem, dari aliran sesat dan menyesatkan," kata kiai yang juga Ketua PCNU Kota Bekasi itu.

Ia menyinggung metode dakwah yang komplementer dengan perkembangan zaman.

"Karena tugas ulama adalah himayatul daulah, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegas dia.

Ia juga menyoroti bagaimana kabar bohong (hoaks) yang begitu masif beredar terutama di media sosial.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Jawa Barat KH Rahmat Syafei menambahkan, ulama berperan sebagai penerus para nabi, pengayom umat, menjadi pemersatu, pelopor pembaruan, dan memegang teguh prinsip amar maruf nahi munkar.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

"MUI berperan sebagai warosatul anbiya’, khodimul ummah, dan menjadi pemersatu (bukan provokator), pelopor pembaruan, dan amar ma’ruf nahi munkar," paparnya.







Karena itu, ulama adalah mitra pemerintah, maka mesti kolaboratif.

"Ulama (dalam hal ini MUI Kota Bekasi) juga harus responsif terhadap isu-isu yang berkembang dan strategis. Isu kesusilaan, ekonomi Islam, dan kemudian MUI dapat mengadvokasi produk hukum seperti peraturan daerah yang sesuai syariat," jelasnya.

Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung itu juga menyinggung soal pemikiran kenegaraan. Kata dia, Indonesia bukan darul harbi, Indonesia juga bukan darul Islam, Indonesia adalah darul ahdi.

 “Makanya ada yang sebut NKRI bersyariah, itu tidak perlu,” tutupnya. (Aru Elgete/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal Ubudiyah, Nahdlatul Ulama, Warta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Ketua MUI Jabar: NKRI Bersyariah, Itu Tidak Perlu di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tegal dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock